Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 01:02 WIB
  • Melihat Masjid Tempat Hukum Pancung Arab Saudi

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Eko Priliawito
Melihat Masjid Tempat Hukum Pancung Arab Saudi
Photo :
  • VIVA.co.id/Eko Priliawito
Penampakan salah satu sudut masjid Qisas di Arab Saudi. Masjid ini kerpa digunakan untuk keperluan hukum pancung terhadap pelaku kejahatan, Jumat (11/8/2017)

VIVA.co.id – Di Arab Saudi, ada tempat khusus yang disediakan untuk pelaksanaan qisas atau eksekusi mati dengan cara memenggal kepala.

Mayoritas Muslim tentu pernah mendengar sekaligus memahami istilah qisas. Prinsip hukum yang mensyaratkan pembalasan setara. Contohnya, dalam kasus pembunuhan, jika seseorang membunuh korbannya hingga mati maka si pelaku harus dihukum mati pula. Hukuman mati juga diterapkan bagi bandar narkoba.

Qisas diterapkan oleh negara-negara yang memberlakukan syariat Islam. Salah satunya adalah Arab Saudi. Di Arab Saudi bahkan ada satu tempat khusus yang memang disediakan untuk pelaksanaan qisas atau eksekusi mati dengan cara memenggal kepala.

Adalah Masjid Jafali atau yang biasa dikenal masjid qisas. Masjid yang terletak di Balad Jeddah, berhadapan langsung dengan Departemen Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi. Lokasinya tepat di antara Jalan Bagdadiyah, Jalan Syeikh Al Juffali dan Jalan Madinah.

Pada Jumat, 11 Agustus 2017, tim Media Center Haji berkesempatan melaksanakan salat Jumat di masjid ini. Meski digunakan sebagai tempat qisas, tempat ini sama sekali tak terkesan menyeramkan.

Tak jauh berbeda dengan masjid kebanyakan, pelataran parkir masjid ini bahkan kerap digunakan anak-anak sebagai arena bermain.

Masjid Qisas di Arab Saudi

FOTO: Penampakan Masjid Qisas dari kejauhan. Terdapat larangan memotret di masjid ini/Eko Priliawito

Meski secara umum tak menyeramkan, ada satu sudut masjid yang menjadi lokasi eksekusi mati atau hukuman pancung. Posisinya persis di samping masjid. Luasnya  25 meter per segi dan berlantai keramik. 

Eksekusi mati di tempat tersebut biasanya dilakukan secara terbuka setelah salat Jumat. Namun pada Jumat ini, tidak ada pelaksanaan hukum pancung. Karena bila ada kegiatan eksekusi, areal masjid tidak bisa digunakan sebagai tempat parkir mobil. 

Bila ada eksekusi, warga sekitar bisa menyaksikan langsung seorang terpidana dipenggal hingga mati dengan leher terpisah dari tubuh.

"Arealnya yang dipagari itu, warga bisa lihat dari luar pagar. Eksekusi memang disyaratkan dilihat, ini sebagai pesan untuk memberikan efek jera," kata Syamsul, mukimin yang sudah berada di Mekah sejak 15 tahun lalu.

Masjid Qisas atau masjid untuk hukuman pancung di Arab Saudi

FOTO: Salah satu sudut Masjid Qisas di Arab Saudi yang kerap dipergunakan untuk memancung kepala para pelaku kejahatan, Jumat (11/8/2017)/Eko Priliawito

Saat hukuman dilaksanakan, selain algojo yang telah memiliki keahlian untuk memenggal, hakim, polisi dan petugas pemadam kebakaran juga menyaksikan eksekusi. Ambulans disiagakan selama proses eksekusi.

"Setelah kepala terpenggal, lantai di sana akan langsung disiram dan dibersihkan oleh petugas pemadam kebakaran. Jadi langsung bersih lagi, kaya tidak ada apa-apa," katanya.

Setelah itu, jenazah akan dibawa ke rumah sakit untuk disambung kembali bagian kepalanya yang terpisah. Setelah itu jenazah akan dimandikan dan disalatkan, lalu dikuburkan.

"Jenazah langsung dibersihkan dan disalatkan di masjid qisas sebelum akhirnya dimakamkan," katanya.