Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 05:58 WIB
  • Jelang Puncak Haji Keamanan Kota Mekah Diperketat

  • Oleh
    • Endah Lismartini,
    • Eko Priliawito
Jelang Puncak Haji Keamanan Kota Mekah Diperketat
Photo :
  • Eko Priliawito
Jemaah haji Indonesia berjalan menuju Masjidil Haram.

VIVA.co.id – Pengamanan sejumlah perbatasan Kota Mekah mulai diperketat 20 hari jelang hari Arafah pada musim haji 1438 M/2017 H. Pemeriksaan mulai terlihat sejak Jumat malam, 11 Agusutus 2017.

Dari pantauan tim Media Center Haji (MCH), pemeriksaan kendaraan mulai dilakukan polisi Arab Saudi di wilayah Asy-Syumaisi (Hudaibiyyah) yang menghubungkan Kota Jeddah dan Mekah.

Terlihat, polisi melakukan pemeriksaan kepada penumpang kendaraan yang akan masuk ke tanah haram. Ada 10 gerbang pemeriksaan kendaraan. Setiap gerbang dijaga oleh dua petugas Kepolisian.

Mereka yang bukan warga Mekah, akan diarahkan kembali ke Kota Jeddah. Khusus untuk warga Jeddah yang akan melaksanakan haji harus memiliki izin khusus agar bisa masuk Mekah.

Selain wilayah Asy-Syumaisi yang berada di arah barat, pemeriksaan juga dilakukan di wilayah utara yang berbatasan dengan Kota Mekah. Arus lalu lintas yang mengarah dari Madinah akan memasuki pos pemeriksaan di wilayah Jumum.

Titik pemeriksaan ini, juga menjadi chek point bagi jemaah haji yang datang dari Madinah. Perbatasan tanah haram dan tanah halal di wilayah ini adalah Tan'im, yang juga tempat untuk mengambil miqat bagi jemaah yang akan melaksanakan umrah.

Sementara itu, pemeriksaan lain juga ada di wilayah timur, atau wilayah Syara'i yang berjarak sekitar 16 kilometer dari Masjidil Haram. Pemeriksaan di wilayah ini juga dikhususkan untuk warga lokal yang tidak memiliki izin untuk melaksanakan ibadah haji. Pemeriksaan di perbatasan Kota Mekah ini akan dilakukan selama 24 jam selama musim haji.

Seperti diketahui, panjang wilayah haram, atau Tanah Suci Mekah mencapai 127 kilometer dan luasnya mencapai 550 kilometer per segi. Batas-batas tanah haram adalah  Masjid Tan'im, Ji'ranah, Al Hudaibiyyah, Nakhlah, Adlat Laban, dan Ahl al-Haram. (asp)