Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:06 WIB
  • Puslabfor Polri Olah TKP Ledakan Galangan Kapal di Serang

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Yandi Deslatama (Serang)
Puslabfor Polri Olah TKP Ledakan Galangan Kapal di Serang
Photo :
  • VIVA/Yandi Deslatama
Rombongan Puslabfor Polri di PT Krakatau Shipyard

VIVA.co.id – Lima korban tewas ledakan di galangan kapal PT Krakatau Shipyard yang berada di Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, mendapat uang santunan senilai Rp50 juta dari PT Krakatau Shipyard yang merupakan perusahaan Kerjasama Operasional (KSO) antara Kemenhub dengan PT Koja Bahari.

"Yang masih dirawat menajadi tanggung jawab KSO sampai pulih kembali. Harus ada perawatan yang intensif, karena harus ada yang dioperasi," kata Dirut PT Krakatau Shipyard, Askan Naim, di Serang, Sabtu 12 Agustus 2017.

Askan mengklaim perusahaannya telah menerapkan Standar Operasional Perusahaan (SOP) dan memberlakukan Keselamatan, Kenyamanan, dan Keamanan (K3).

"Kami punya standar safety-nya, punya prosedur, terkait safety, setiap proyek ada standarnya. Namun karena ini musibah, tentu ini di luar kemampuan kami," ujarnya.

Pada hari ini juga, Tim Puslabfor Mabes Polri bersama Polda Banten dan Polres Cilegon melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) meledaknya kapal yang menewaskan lima pekerja PT Krakatau Shipyard.

Menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut pada Dirjen Perhubungan Laut, Bay Mokhamad Hasani, kedatangan Puslabfor Polri untuk menginvestigasi penyebab ledakan, dari mana asalnya dan menyelidiki dampak dari kejadian itu.

"Dari Polda Banten juga ada dan dari Polres Cilegon," kata Bay saat ditemui usai olah TKP.

Sayangnya, awak media dilarang masuk TKP yang berada di areal Blok VI. Petugas keamanan setempat melarang awak media melarang mengambil gambar dan suasana usai kejadian.

"Enggak boleh diambil, masih dalam suasana berkabung. Instruksi dari atasan kami," kata salah seorang petugas keamanan PT Krakatau Shipyard.

Ledakan keras terjadi di dalam badan kapal motor Kendhaga Nusantara 14 yang sedang dirakit di galangan milik PT Krakatau Shipyard, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, pada Jumat pagi. Kapal yang sedang dirakit milik Kementerian Perhubungan.

Lima pekerja tewas dan empat orang luka-luka di mana semuanya warga setempat, kecuali seorang warga Pandeglang. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Panggungrawi di Cilegon dan Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara di Serang. Kuat dugaan, ledakan disebabkan kebocoran tabung gas. (one)