Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:33 WIB
  • Indonesia Terus Lobi Arab soal Tambahan Kuota Haji

  • Oleh
    • Eko Priliawito
Indonesia Terus Lobi Arab soal Tambahan Kuota Haji
Photo :
  • Media Center Haji (MCH) 2017
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel (kiri).

VIVA.co.id – Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, memastikan bahwa kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah dan yang pertama di Mekah pada musim haji 1438 M/2017 H berjalan dengan lancar.

Meski begitu, dia meminta kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk terus berkonsentrasi melayani jemaah haji sampai puncak haji selesai dilaksanakan. Jumlah kuota jemaah yang kembali normal dan penambahan 10 ribu jemaah, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas haji.

"Alhamdulillah saat ini kedatangan jemaah di Madinah dan pertama di Mekah lancar. Kita harus konsentrasi karena ini adalah haji spektakuler sepanjang sejarah haji Indonesia. Ini adalah bukti hasil lobi Bapak Jokowi ke Raja Salman untuk menambah kuota haji. Dan ini dipenuhi dengan ditambah 10 ribu. Ini adalah bentuk hubungan yang harmonis antar kedua belah pihak," kata Agus Maftuh di Bandara King Abdul Azis, Sabtu, 12 Agustus 2017.

Menurut Agus Maftuh, secara khusus dia akan terus melakukan komunikasi kepada Pemerintah Arab Saudi agar kuota jemaah haji Indonesia kembali ditambahkan pada tahun berikutnya.

"Kami akan melakukan lobi-lobi khusus agar kuota kita akan bertambah di tahun berikutnya. Karena betapapun aktivitas atau kegiatan diplomatik kita ditujukan untuk kemaslahatan seluruh bangsa Indonesia," katanya.

Menurut Agus Maftuh, dengan penambahan kuota, maka daftar tunggu jemaah akan semakin pendek. Dan ini menjadi program terbesar Kedataan Besar Indonesia untuk Arab Saudi. Kemudian cara kedua adalah melakukan komunikasi dengan negara OKI untuk menggunakan kuota haji yang tidak terpakai, terutama di Afrika.

"Jalur kedua, dengan melakukan nego dengan negara OKI untuk menggunakan kuota yang nganggur terutama di negara Afrika. Semoga doa ikhtiar ini bisa tercapai untuk masyarakat Indonesia," katanya.

Seberapa besar target kuota haji yang akan diminta kepada Pemerintah Arab Saudi, Agus Maftuh belum dapat memastikan. Kata dia, bila penyelenggaraan haji tahun ini berjalan sukses, tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Arab Saudi untuk dapat memberi penambahan kuota. Agus Maftuh yakin, kemesraan hubungan Raja Salman dan Indonesia bisa menjadi modal utama.

"Kita juga mengukur kesanggupan kita apakah dengan jumlah 221.000 ini sukses. Kami doakan dan berusaha bahwa di sini kami bukan pejabat tetapi pelayan tamu Allah. Jadi kalau pelayanan ini sukses maka pelayanan ada di depan mata. Sehingga tahun-tahun selanjutnya bisa dilakukan," katanya. (one)