Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 13 Agustus 2017 | 07:43 WIB
  • Aturan Baru Haji, Jemaah Diminta Mandi Ihram di Embarkasi

  • Oleh
    • Siti Ruqoyah,
    • Eko Priliawito
Aturan Baru Haji, Jemaah Diminta Mandi Ihram di Embarkasi
Photo :
  • VIVA.co.id / Eko Priliawito
Jemaah calon haji gelombang dua di Bandara International King Abdul Azis, Jeddah

VIVA.co.id – Penyesuaian pelaksanaan aturan baru yang diterapkan Kementerian Agama Arab Saudi agar proses kedatangan jemaah haji gelombang dua di Bandara International King Abdul Azis, Jeddah, telah berjalan cukup efisien. Jemaah haji bisa dipercepat dan tidak terlalu lama berada di bandara.

Menurut Kepala Daerah Kerja Bandara, Arsyad Hidayat, saat kedatangan jemaah kloter pertama gelombang kedua pada Sabtu, 22 Agustus 2017,  jemaah ternyata telah mandi ihram di embarkasi. Hal ini sudah sesuai imbauan.

Setelah tiba di bandara, jemaah kemudian langsung memakai ihram. Karena tidak perlu mandi lagi, maka jemaah tidak perlu berlama-lama ada di bandara. Proses kedatangan tidak memakan waktu terlalu lama.

"Nah ternyata kloter pertama, yakni SUB 44 dan 45 sudah banyak yang memakai pakaian ihram dari embarkasi, baik laki-laki dan perempuan. Begitu juga dengan kloter lainnya," ujar Arsyad.

Dia menjelaskan, awal mula dikeluarkan aturan tersebut berawal dari edaran yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi, agar mempercepat proses kedatangan jemaah selama di bandara. Kemudian Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama, Ditjen Pelayanan Haji dan Umrah mengeluarkan edaran kepada 13 embarkasi yang tersebar di Tanah Air.

Edaran itu berisikan, agar mandi ihram di embarkasi dan memakai ihram di bandara Jeddah. Ini agar proses kedatangan tidak terlalu lama. Jumlah kuota haji seluruh dunia yang sudah kembali normal akan membuat bandara menjadi penuh sesak bila jemaah berlama-lama ada di bandara. Interval kedatangan pesawat yang kurang dari dua jam akan membuat bandara menjadi penuh bila jemaah yang lebih dulu datang tidak dipercepat untuk keluar bandara.

"Nah ternyata kloter pertama, yakni SUB 44 dan 45 sudah memakai pakaian ihram dari embarkasi, baik laki-laki dan perempuan. Begitu juga dengan kloter lainnya," ujarnya.

Dari pantauan tim Media Center Haji (MCH),  lama waktu jemaah berada di bandara mulai dari pesawat landing hingga naik bus, kurang dari 4 jam. Biasanya, bila harus menunggu jemaah mandi ihram, waktu yang dibutuhkan hingga keluar bandara bisa mencapai 6 jam. "Ini lebih cepat dan efektif. Mudah-mudahan bisa lebih cepat dan efisien lagi," katanya. (mus)