Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 13 Agustus 2017 | 21:07 WIB
  • Waspadai Virus Mers, Jemaah Haji Diimbau Jauhi Unta

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Syaefullah
Waspadai Virus Mers, Jemaah Haji Diimbau Jauhi Unta
Photo :
  • VIVA.co.id / Eko Priliawito
Jemaah calon haji gelombang dua di Bandara International King Abdul Azis, Jeddah

VIVA.co.id – Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengingatkan kepada seluruh jemaah haji Indonesia untuk berhati-hati akan adanya kemungkinan munculnya penyakit akibat virus Mers-COV.

Untuk itu, jemaah Indonesia yang berada di tempat ramai seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi sebaiknya menggunakan pelindung masker agar terhindar dari virus tersebut.

Informasi yang disampaikan Menkes, dikabarkan media bahwa ada dua kasus ekspatriat wanita berusia 38 dan 42 tahun terkait virus itu. Keduanya diagnosa positif virus Mers di Dawmat Al-Jandal di Provinsi Al-jouf. Kejadian ini juga ditemukan di Utara Saudi, di luar kota haji.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Dr M Subuh mengatakan bahwa kasus Mers-COV secara sporadis tetap terjadi di Saudi dan seringkali berupa infeksi nosokomial.

"Kewaspadaan dan kesiagaan harus tetap dilakukan sepanjang tahun meskipun belum terjadi penyebaran ke berbagai negara dan belum ada laporan tentang jemaah dari luar Arab Saudi yang terinfeksi Mers-COV sejak 2012 dan dilaporkan belum terjadi sustained transmission di sana," kata M Subuh dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 13 Agustus 2017.

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka meminta kepada petugas haji di Arab Saudi untuk mengoptimalkan upaya promotif dan preventif kepada jemaah haji yang sudah berada di Mekah dan Madinah.

"Jemaah juga diharuskan mencuci tangan dengan sabun terutama setelah berada di WC umum atau toilet umum. Jangan menggosok-gosokan tangan ke mata atau ke hidung jika tangan belum di cuci dengan sabun," kata Eka Jusuf Singka.

Eka mengingatkan, para jemaah sebaiknya tidak berfoto-foto atau berada di jarak dekat dengan binatang unta di Arab Saudi. Hewan unta diduga sebagai medium penularan virus Mers-COV.

Namun hingga saat ini seluruh pasien haji Indonesia yang dirujuk ke Rumah Sakit Amal Sehat (RSAS)  tidak ada yang terindikasi Mers-COV berdasarkan konfirmasi laboratorium.