Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 22:17 WIB
  • Harapan KPK Setelah Bupati Batubara Terciduk

  • Oleh
    • Beno Junianto,
    • Edwin Firdaus
Harapan KPK Setelah Bupati Batubara Terciduk
Photo :
  • ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen (tengah) terjaring OTT KPK

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak ada lagi penyelenggara negara yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT). KPK berharap peristiwa Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, adalah kepala daerah terakhir yang terlibat tindak pidana korupsi.

"Harapan terakhir kita tidak ingin semua Bupati pindah ke kantor KPK di Kuningan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis 14 September 2017.

Basaria mengatakan institusinya sudah melakukan segala upaya untuk mencegah penyelenggara negara melakukan korupsi. Salah satunya membuat aplikasi best praktis di beberapa daerah.

Menurut Basaria, aplikasi ini mampu meminimalisasi praktik-praktik rasuah. Bahkan aplikasi ini dirancang supaya setiap kepala unit bisa mengontrol berbagai penyimpangan.

"Harapan kami dengan aplikasi ini tidak terjadi kembali, tapi secanggih apa pun aplikasi teknologi yang diberikan tetap yang kendalikan manusia. Nah, pencegahan yang dilakukan sudah lebih dari cukup, tetapi kenapa masih harus terjadi (seperti Bupati Batubara)," kata Basaria. (ase)