Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 15 September 2017 | 16:43 WIB
  • Gubernur Jabar Tak Mau Bahas soal Pilgub

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Adi Suparman (Bandung)
Gubernur Jabar Tak Mau Bahas soal Pilgub
Photo :
  • Adi Suparman
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan

VIVA.co.id - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, tak bersedia ditemui partai politik kalau kepentingannya untuk membahas kontestasi pemilihan gubernur pada 2018.

Aher (begitu panggilan akrabnya) mengingatkan bahwa dia bukan petinggi partai politik, melainkan hanya kader, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Maka, katanya, tak tepat kalau ada elite partai tertentu berniat menemuinya untuk membahas politik praktis pilkada.

"Buat apa nemuin saya, saya bukan ketua partai," kata Aher, menjawab pertanyaan wartawan tentang empat petinggi partai di Jawa Barat yang berencana menemuinya, di Bandung pada Jumat, 15 September 2017.

Aher berupaya membatasi diri kalau urusannya soal politik praktis pilkada, terutama karena dia masih menjabat gubernur. Secara etika politik pun, katanya, tak elok jika dia memberikan saran tertentu yang menyangkut pemilihan gubernur.

"Nanti kalau minta masukan dari saya, nanti ditegur sama pimpinan partai saya," katanya.

Pernyataan sang gubernur itu menanggapi hasil pertemuan empat ketua partai tingkat Jawa Barat, yakni Partai Gerindra, Demokrat, PAN, dan PPP, di Bogor pada Kamis malam. Mereka menggagas poros baru koalisi dan berencana menemui Aher.

"Kita sepakati untuk membicarakan potensi koalisi dan membuat parameter pemimpin Jabar yang bisa diterima serta mampu membawa Jabar ke depan lebih maju," kata Mulyadi, ketua Partai DPD Gerindra Jawa Barat, usai pertemuan di Bogor itu.

"Kita malah mau konsultasi ke Pak Aher bersama-sama untuk meminta pandangan bagaimana pemimpin Jabar ke depan, karena beliau sudah hampir sepuluh tahun menjadi pemimpin di Jabar," ujarnya.