Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 17 September 2017 | 07:34 WIB
  • Korupsi di Kota Batu Dianggap Sudah Menggurita

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Lucky Aditya (Malang)
Korupsi di Kota Batu Dianggap Sudah Menggurita
Photo :
  • VIVA.co.id/Lucky Aditya
Gedung Balaikota Among Tani Kota Batu

VIVA.co.id – Wali Kota Batu Eddy Rumpoko terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman, Batu, Sabtu siang, 16 September 2017. Eddy ditangkap, saat sedang mandi di rumah dinasnya.

Ia ditangkap beserta barang bukti uang yang diduga fee sebuah proyek di Kota Batu. Eddy dibawa ke Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya, Eddy dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di gedung KPK.

Suasana di dalam rumah dinas Eddy sepi, istri Eddy yang juga wali kota terpilih untuk periode 2018-2023, Dewanti Rumpoko sedang berada di luar negeri.

Koordinator Malang Corruptioh Watch (MCW) Fahrudin mengatakan, momentum penangkapan KPK kepada Wali Kota Batu sebagai permulaan bersih-bersih korupsi di Kota Batu. Menurut MCW, kabar OTT kepada pejabat Pemerintahan Kota Batu sebagai angin segar terhadap kasus korupsi di Kota Batu.

"Ini menjadi angin segar, di tengah tidak tersentuhnya aktor kunci di balik mengguritanya korupsi di Kota Batu. Kami mencatat ada sejumlah dugaan korupsi yang terjadi di Kota Batu tapi berhenti pada aktor lapangan (bukan aktor kunci) dan dugaan korupsi yang belum tertangani," ujar Fahrudin.

Berdasarkan catatan MCW, ada sejumlah kasus korupsi yang belum tertangani, seperti dugaan Korupsi Piutang Pajak Hiburan Jatim Park Group yang mencapai puluhan miliar. Korupsi PT Batu Wisata Resort, dan dugaan suap proyek lainnya.

"MCW bersama masyarakat Kota Batu, mendukung penuh pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK di Kota Batu. Kami meminta KPK untuk segera menyampaikan informasi terkait kabar adanya OTT tersebut dan segera menetapkan tersangka," kata Fahrudin.

Selain itu, MCW juga berharap KPK mampu menyelesaikan seluruh dugaan korupsi yang ada di Kota Batu, agar kasus korupsi tidak berhenti pada aktor lapangan.