Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 2 Oktober 2017 | 06:05 WIB
  • Hingga 1 Oktober Sudah 640 Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Eko Priliawito
Hingga 1 Oktober Sudah 640 Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi
Photo :
  • Media Center Haji (MCH) 2017
Petugas mendata koper jemaah haji Indonesia

VIVA.co.id – Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia selama proses ibadah haji telah mencapai 640 orang.

Data ini tercatat dalam Sistem Komputerisasi Haji (Siskohat) hingga Minggu, 1 Oktober 2017, pukul 19.00 waktu Arab Saudi.

Dengan rincian, jemaah yang wafat dari haji reguler 615 orang dan sisanya 25 orang dari jemaah haji khusus.

Di bagian lain, di ujung operasionalisasi haji, untuk proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dijadwalkan akan berakhir pada 5 Oktober 2017.

Sejauh ini tercatat jumlah keseluruhan kepulangan jemaah haji ke Tanah Air sudah mencapai 445 kloter, dengan jumlah jemaah mencapai 177.155 orang dan petugas sebanyak 2.213 orang. Total ada 179.368 orang.

Khusus dari Bandara Jeddah ada 251 kloter, dengan jumlah jemaah 100.621 orang dan jumlah petugas 1.255 orang. Total ada 101.876 orang.

Kemudian dari Bandara Madinah mencapai 194 kloter, dengan jumlah jemaah 76.534 orang, petugas 958 orang, dengan total mencapai 77.492 orang.

Dua Jemaah Dalam Pencarian
Sementara itu, hingga kini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mekah, masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang jemaah haji Indonesia yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Arab Saudi terus dijalin untuk memonitor keberadaan dua jemaah ini.

Dua jemaah tersebut adalah Atim Arta Ota (62), asal Bogor, Jawa Barat, yang hilang sejak 15 Agustus 2017, dan Hadi Sukma Adsani (73), asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dan dilaporkan hilang sejak tanggal 1 September 2017.

Kadaker Mekah, Nasrullah Jasam, berharap kedua jemaah ditemukan sebelum masa pelaksanaan ibadah haji selesai.

"Meski proses haji telah selesai, kita sudah kembali ke Tanah Air, pencarian tetap dilakukan," katanya. (mus)