Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 16:52 WIB
  • Pansus Tunggu KPK Sampai Kiamat

  • Oleh
    • Aries Setiawan,
    • Lilis Khalisotussurur
Pansus Tunggu KPK Sampai Kiamat
Photo :
Pimpinan dan Anggota Pansus Angket KPK.

VIVA.co.id – Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Taufiqulhadi mengatakan, Pansus akan kembali melayangkan surat panggilan untuk KPK. Soal kapan akan dipanggil, Pansus masih akan merapatkannya malam ini, Selasa, 3 Oktober 2017.

"Nanti malam kami putuskan kapan harus kami layangkan lagi," kata Taufiqulhadi di gedung DPR, Jakarta.

Ia menjelaskan, kalau KPK tidak hadir dalam rapat Pansus, maka bukti yang sudah dipegang tidak bisa terkonfirmasikan. Sehingga Pansus tidak bisa mengambil kesimpulan.

"Kalau kami ambil kesimpulan sekarang tak adil, sepihak. Karena itu kami menunggu sampai KPK hadir. Kalau hadirnya kiamat, kami tunggu sampai kiamat. Enggak ada masalah," kata Taufiqulhadi.

Senada dengan Taufiqulhadi, Anggota Pansus Angket KPK, Junimart Girsang mengatakan, ia akan mengusulkan pada Pansus agar tidak perlu lagi memanggil orang per orang. Tapi langsung saja memanggil komisioner KPK.

"Terlepas dari mereka datang dan tidak datang, yang pasti secara MD3 kami lakukan apa yang menjadi hak dan kewajiban kami. Kalau tidak datang, ya sudah, itulah kesimpulan akhir dari kerja kami. Kami tidak bisa meng-cross check temuan Pansus kepada KPK. Kami sudah berikan waktu dan kesempatan bagi KPK untuk mengklarifikasi temuan tersebut," kata Junimart pada kesempatan terpisah di DPR, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, kehadiran KPK sebenarnya menjadi kesempatan untuk memperjelas. Sehingga, kata Junimart, KPK tak perlu berlindung di balik gugatan di Mahkamah Konstitusi. Ia pun meminta KPK datang memenuhi panggilan Pansus.

"Kalau KPK tidak datang, masih ada jalur lain melalui RDP Komisi III. Sama hasilnya. Toh mereka menjawab juga. Jadi enggak ada salahnya mereka datang ke Pansus untuk mengklarifikasi hasil temuan Pansus supaya lebih transparan," kata Junimart. (mus)