Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 19:26 WIB
  • Jika Gunung Agung Meletus, Polri Diminta Keluar Paling Akhir

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Bobby Andalan (Bali)
Jika Gunung Agung Meletus, Polri Diminta Keluar Paling Akhir
Photo :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah
Asops Kapolri Irjen Mochammad Iriawan (tengah).

VIVA.co.id – Asisten Kapolri Bidang Operasi, Mochammad Iriawan, menjelaskan jika pada akhirnya Gunung Agung meletus, personel Polri dan TNI diminta yang paling belakangan keluar dari zona merah.

Menurutnya, kehadiran personel TNI/Polri untuk membantu mengevakuasi warga yang tinggal di gunung yang terletak di Kabupaten Karangasem tersebut.

"Harus dipastikan masyarakat keluar terlebih dahulu," kata Iriawan, di Pos Utama Tanggap Bencana Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, Selasa 3 Oktober 2017.

Ia mengatakan, dalam situasi bencana sudah menjadi risiko jika personel Polri dan TNI harus berkorban untuk rakyat. "Itu sudah risiko kita," paparnya.

Nantinya, ia melanjutkan, apabila Polres Karangasem kekurangan personel Iriawan memastikan siap mengirim pasukan dari Mabes
Polri.

"Personel kita akan siapkan. Ada satu batalyon khusus dari Brimob, ada batalyon bencana alam yang akan menangani," ujarnya.

Bantuan lainnya yang telah disiapkan antara lain truk dan sepeda motor trail. "Polda Jawa Tengah dan Timur serta NTB sudah kita mintakan tolong," tuturnya.