Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:23 WIB
  • Giring Nidji Bicara soal Bahaya Laten Komunisme

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Adi Suparman (Bandung)
Giring Nidji Bicara soal Bahaya Laten Komunisme
Photo :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman
Giring Ganesha Djumaryo alias Giring Nidji bicara soal bahaya laten komunisme dalam sebuah forum diskusi Partai Solidaritas Indonesia Jawa Barat di Bandung pada Rabu, 4 September 2017.

VIVA.co.id - Giring Ganesha Djumaryo alias Giring Nidji bicara soal bahaya laten komunisme dalam sebuah forum diskusi Partai Solidaritas Indonesia Jawa Barat di Bandung, Rabu, 4 September 2017.

Mantan vokalis grup musik Nidji itu mula-mula menjelaskan bahwa sekarang banyak pihak yang ingin mengubah dasar negara Pancasila dengan paham lain. "Contohnya, komunisme. Jangan sampai komunisme ini tumbuh," katanya, tanpa merinci tanda-tanda kebangkitan ideologi turunan sosialisme itu.

Satu hal yang diyakini Giring ialah komunisme tak lagi relevan dengan perkembangan zaman sekarang yang mengutamakan sistem demokrasi. Maka, katanya, "kalau ada yang ingin mengganti demokrasi dengan komunisme, itu waspada."

Dia menyamakan komunisme dengan ideologi khilafah (pemerintahan Islam sedunia) yang digelorakan Hizbut Tahrir Indonesia. Organisasi itu, katanya, sama dengan komunisme yang ingin mengganti Pancasila dengan khilafah, sehingga pemerintah membubarkannya. "HTI kemarin, itu sama saja, kan. Mereka tidak pro demokrasi. Harus waspada."

Calon legislator

Giring berharap PSI bisa aktif berkontribusi untuk mempersiapkan potensi demografi disambut responsif. Kader PSI mesti ikut terlibat menjaga demokrasi tumbuh. 

Dia menolak membicarakan peluangnya menjadi calon legislator pada Pemilu tahun 2019 setelah bergabung dengan PSI. Dia hanya mengingatkan sudah lima belas tahun berkarier di dunia hiburan, terutama musik. "Sekarang izinkan saya untuk mengabdi," katanya.

Giring telah mendeklarasikan diri bergabung dengan PSI. Dia mengaku ada satu sosok yang sangat berjasa dalam keputusannya untuk terjun langsung ke politik praktis, yaitu Isyana Bagoes Oka, mantan jurnalis yang kini Ketua Dewan Pimpinan Pusat PSI. Giring menyebut Isyana sebagai mentornya dalam politik.

"Isyana adalah salah satu orang yang ngeyakinin gue, 'Lo sebagai orang muda harus maju bangun negeri ini', begitu katanya waktu itu," ujarnya. (ase)