Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:36 WIB
  • Bayi Tewas Tenggelam, Polisi Duga Hotel Lalai

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Yasir (Makassar)
Bayi Tewas Tenggelam, Polisi Duga Hotel Lalai
Photo :
  • REUTERS/Hannibal Hanschke
Ilustrasi bayi

VIVA.co.id - Kepolisian dari Polrestabes Makassar mulai menyelidiki tewasnya Aliya Ramadhani (4 tahun) akibat tenggelam di kolam renang Sky Garden & Pool lantai 6 Hotel Grand Clarion Makassar, Senin, kemarin. Diduga, ada unsur kelalaian dari pihak hotel.

Wakil Kepala Polrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait, mengatakan institusinya sudah mulai penyelidikan terkait tenggelamnya balita di hotel berbintang empat itu. Ia menduga ada unsur kelalaian pengelola kolam renang dari peristiwa itu.

Meskipun kepolisian belum menerima laporan dari keluarga korban, insiden tersebut akan tetap diselidiki.

"Kami tetap selidiki kasus itu, apakah ada unsur kelalaian atau tidak. Kenapa bisa balita tenggelam di kolam renang orang dewasa. Dimana penjaga kolam renangnya? Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim melakukan penyelidikan," kata Hotman saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Oktober 2017.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan membenarkan telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Dia dan bersama timnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak Selasa, kemarin.

"(Olah TKP) sudah kemarin. Temui keluarga korban minta penjelasan. Tapi belum ada hasilnya. Masih dipelajari," kata Anwar.

"Ini Hotel Clarion juga salahkan keluarga korban, kenapa tidak dijaga terus itu anak (korban). Nah pihak hotel pun harusnya menyiagakan penjaga kolam yang terus melakukan pemantauan," katanya menambahkan.

Anwar menambahkan meninggalnya Aliya Ramadhani memang terkesan ditutup-tutupi pihak hotel. Peristiwa yang terjadi Senin pagi itu, baru diketahui pada Senin malam. Video tenggelamnya korban lebih dahulu beredar di Instagram.

Video tenggelamnya Balita Aliya ini pun menjadi viral di media sosial. Demikian pula video balita Aliya digendong kedua orang tuanya sambil berlari menumpangi becak motor membawa anaknya ke rumah sakit. Di mana, pihak hotel tidak menyediakan kendaraan untuk korban di bawa ke rumah sakit.

Peristiwa tenggelamnya balita Aliya terjadi saat keluarga korban chek in di Sky Pool Hotel Clarion. Kemudian korban dibawa oleh pamannya ke kolam anak-anak. Terlepas dari pantauan pamannya, korban menyeberang dari kolam anak-anak ke kolam dewasa. Sementara keluarga lainnya berada di pinggir kolam tanpa melihat peristiwa itu.

Tak lama kemudian, paman korban naik dari kolam dan melihat ke arah kolam renang anak-anak. Namun tidak melihat korban, kemudian paman korban bersama keluarga melakukan pencarian  dan menemukan dalam kondisi tenggelam di dalam kolam dewasa.