Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 20:02 WIB
  • Hasil Pertemuan Pansus Angket KPK dengan Kapolri

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Irwandi Arsyad
Hasil Pertemuan Pansus Angket KPK dengan Kapolri
Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

VIVA.co.id – Panitia khusus (Pansus) angket KPK menyambangi Mabes Polri, Rabu 4 Oktober 2017, untuk melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian. Pertemuan itu digelar secara secara tertutup di ruang kerja Kapolri, Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Pertemuan ini dihadiri sekitar 11 orang dari unsur pimpinan DPR, Pimpinan Komisi III DPR dan Ketua Pansus angket KPK serta sejumlah anggotanya. Di antaranya adalah, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Ketua Pansus angket KPK Agun Gunandjar dan sejumlah anggota Pansus angket KPK lainnya. Sedangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi oleh Wakapolri Komjen Syafruddin, Irwasum Polri Komjen Putut Eko Bayuseno dan sejumlah pejabat utama Polri.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas sejumlah hal yang bersifat konsultasi antara pansus angket KPK dengan Polri. Konsultasi ini menyangkut dengan tugas-tugas Polri yang terkait dengan Pansus angket KPK, dan juga terkait dengan penegakan hukum.

"Sifatnya hanya konsultasi beberapa hal terkait dengan beberapa hal menyangkut dengan tugas-tugas Polri kaitannya dengan Pansus Angket. Tidak ada hal yang menonjol yang disampaikan, masih sifat konsultatif lah," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 4 Oktober 2017.

Setyo mengatakan, tidak bisa menyampaikan terkait materi pertemuan. Tapi dia menyebut pertemuan ini merupakan pertemuan kedua, kelanjutan konsultasi pertama yang sudah digelar pada Rabu 12 Juli 2017 lalu. Untuk menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini, kata Setyo, ke depan akan digelar pertemuan lagi.

"Materi enggak bisa disampaikan di sini," ujarnya.

Saat ditanya, apakah Pansus angket meminta bantuan Polri untuk memanggil paksa setiap pihak yang tidak mau hadir saat dipanggil Pansus angket KPK, Setyo enggan untuk menyampaikan hal itu. "Ini masuk subtansi yang belum bisa kita sampaikan mohon maaf," ujarnya. (one)