Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 5 Oktober 2017 | 11:24 WIB
  • Presiden Ingatkan TNI Harus Patuh kepada Pemerintah yang Sah

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Yandi Deslatama (Serang)
Presiden Ingatkan TNI Harus Patuh kepada Pemerintah yang Sah
Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Gladi bersih HUT TNI ke-72

VIVA.co.id – Presiden Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh prajurit TNI di seluruh Indonesia, baik yang sedang bertugas menjaga perbatasan, memerangi tindak kejahatan gangguan keutuhan NKRI, maupun yang tengah bertugas di Pelabuhan Indah Kiat, lokasi puncak peringatan HUT TNI ke 72 tahun.

"Terima kasih kepada seluruh prajurit yang telah menjalankan tugas negara yang penuh risiko. Terima kasih menjaga NKRI, menjaga Pancasila dan kewibawaan," kata Presiden Jokowi, saat memberi sambutan di puncak peringatan HUT TNI ke 72 tahun di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Banten, Kamis, 5 Oktober 2017.

Bertindak selaku komandan upacara, Pangkostrad Letjen TNI Edi Rahmayadi. Presiden Jokowi mengingatkan kembali pesan Jenderal Besar Soedirman kalau TNI harus patuh kepada pemerintah yang sah di Indonesia dengan satu komando sesuai pimpinan.

"Pesan Jenderal Soedirman yang masih relevan saat ini, politik tentara adalah politik negara, loyalitasnya adalah loyalitas kepada bangsa dan negara. Kesetiaan memperjuangkan kepentingan rakyat. Kesetiaan kepada pemerintah yang sah," ujar Jokowi menegaskan.

Usai membacakan sambutan, Presiden menyaksikan devile pasukan, sosio drama Jenderal Besar Soedirman yang diperankan langsung oleh sang cucu. Lalu diramaikan dengan parade alutsista TNI dari tiga matra, Darat, Laut dan Udara.

"Dengan penuh keyakinan, TNI akan selalu menjadi terdepan menjaga keutuhan, kesatuan dan persatuan Indonesia. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI, terima kasih atas komitmen TNI memegang teguh sumpah prajurit," ujarnya

Simulasi peperangan pun meramaikan HUT TNI ke 72, pesawat perang dan helikopter menembakkan peluru dan meriamnya ke tengah laut. Lalu, KRI milik TNI pun tak ketinggalan meluncurkan rudalnya ke Selat Sunda. Sedangkan kendaraan rudal pun melontarkan rudalnya di tengah laut. Menggambarkan bahwa tiga matra TNI siap menjaga keutuhan negara dari berbagai ancaman.

"TNI adalah milik nasional yang ada di atas semua golongan, tidak terkotak-kotak dalam politik sempit. Dan membangun persatuan antarelemen bangsa." (mus)