Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 6 Oktober 2017 | 07:04 WIB
  • Selama Delapan Bulan, 145 TKI Meninggal di Luar Negeri

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Syaefullah
Selama Delapan Bulan, 145 TKI Meninggal di Luar Negeri
Photo :
  • ANTARA/Asep Fathulrahman
Pemulangan jasad TKI dari Suriah

VIVA.co.id – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mencatat, jumlah tenaga kerja Indonesia yang wafat di luar negeri mencapai 145 orang. Data itu tercatat sejak Januari hingga Agustus 2017.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNP2TKI, Servulus Bobo Riti mengatakan, para TKI yang meninggal di luar negeri dipulangkan ke Indonesia oleh perwakilan konsulat jenderal atau kedutaan yang ada di negara tersebut. Dan langsung diurus petugas BNP2TKI untuk diserahkan kepada pihak keluarganya. 

"BNP2TKI mengantar sampai diterima oleh keluarga yang bersangkutan," kata Servulus kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2017. 

Servulus menuturkan, TKI yang meninggal tersebut kemudian dilakukan pengecekan saat tiba di Tanah Air. Dan rata-rata dari hasil pengecekan, di sana (di negara bekerja) mereka mengalami sakit hingga pada akhirnya ada yang meninggal dunia. 

"Secara umum meninggal kasus kecelakaan kerja, karena sakit berat seperti kanker hati ketika di sana," ujarnya. 

TKI yang bekerja di luar negeri tersebut dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Mereka ada yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, bekerja di pantai jompo, bekerja di perkebunan kelapa sawit, operator di pabrik dan ada juga sebagai tenaga profesional. 

Berikut daftar TKI yang meninggal dunia mulai dari Januari hingga Agustus 2017: 

Negara Timur Tengah di antaranya, Uni Emirat Arab 6 orang, Arab Saudi 19 orang, Bahrain 1 orang, Suriah 2 orang, Mozambiqu 0, Kuwait 3 orang, Oman 1 0rang, Qatar 5 orang, Yordania 0, Suriname 1, Afrika Selatan  1 orang, Mesir 0, Maroko 2 orang, Siera Leone 1 orang. 

Negara Asia Pasifik dan Amerika diantaranya, Taiwan 19 orang, Malaysia 45 orang, Hong Kong 7 orang, Singapura 1 orang, Brunei Darussalam 15 orang, Jepang 1 orang, Korea Selatan 10 orang, Thailand 2 orang, Filipina 0, Papua New Nugini 1 orang, America Samoa 0,  Argentina 0, Uruguay 2, Guyana 0. Sedangkan, Negara Eropa yaitu German 0.