Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 6 Oktober 2017 | 14:51 WIB
  • Wiranto Akan Terbitkan Aturan Tunggal Soal Senjata Api

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Wiranto Akan Terbitkan Aturan Tunggal Soal Senjata Api
Photo :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto.

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berjanji akan segera menerbitkan kebijakan tunggal berupa aturan perundang-undangan tentang senjata api.

Aturan tunggal itu dirasa perlu menyusul polemik pengadaan senjata api yang dilakukan Korps Brimob Polri, yang kedatangannya tertahan di Bandara Soekarno-Hatta akibat belum mendapat rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

"Akan segera dilakukan pengkajian dan penataan ulang tentang berbagai regulasi, tentang pengadaan senjata api, sampai dengan (dibuat) kebijakan tunggal, sehingga tidak membingungkan institusi yang memang menggunakan senjata api," ujar Wiranto di kantornya, Jumat, 6 Oktober 2017.

Menurut Wiranto, keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi terbatas yang digelar hari ini diselenggarakan bersama pimpinan setiap lembaga negara yang memiliki keterkaitan dengan kedatangan senjata, dan lembaga yang aparatnya memiliki kewenangan menggunakan senjata api.

Mereka antara lain, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Budi Gunawan, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI Heru Pambudi, dan Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose.

Wiranto menambahkan, setidaknya ada 10 peraturan perundang-undangan sejak 1948, yang sama-sama mengatur tentang senjata api. Menurutnya, hal ini bisa menjadi penyebab munculnya polemik soal senjata di antara institusi.

"Paling tidak ada empat Undang-undang, satu Instruksi Presiden, empat peraturan setingkat menteri, satu surat keputusan. Sehingga mengakibatkan perbedaan pendapat yang berkembang di berbagai institusi yang menggunakan senjata api," ujar Wiranto. (hd)

  • TNI-Polri Diimbau Bisa Selesaikan Masalah Senjata
    TNI-Polri Diimbau Bisa Selesaikan Masalah Senjata
  • Wiranto: Amunisi Senjata di Soetta Dititipkan ke TNI
    Wiranto: Amunisi Senjata di Soetta Dititipkan ke TNI
  • Wiranto Kumpulkan Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN
    Wiranto Kumpulkan Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN
  • Bahas Isu Senjata, Komisi I dan III DPR akan Rapat Gabungan
    Bahas Isu Senjata, Komisi I dan III DPR akan Rapat Gabungan
  • JK: Pejabat Pemerintah Tidak Boleh Gaduh di Luar
    JK: Pejabat Pemerintah Tidak Boleh Gaduh di Luar
  • Ryamizard: Pembelian Senjata Harus Satu Induk Yaitu Menhan
    Ryamizard: Pembelian Senjata Harus Satu Induk Yaitu Menhan