Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 7 Oktober 2017 | 18:04 WIB
  • Survei LSI: Ridwan Kamil Masih Rawan Disalip

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Adi Suparman (Bandung)
Survei LSI: Ridwan Kamil Masih Rawan Disalip
Photo :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah

VIVA.co.id – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah, mengungkapkan, kans politik Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat 2018, memiliki peluang kekalahan.

Menurutnya, meski saat ini di tingkat elektabilitas Ridwan Kamil berada di posisi puncak, bukan jaminan kemenangan kokoh dan sulit dikalahkan oleh figur lainnya.

Lanjut Toto, untuk pilgub Jawa Barat, hasil survei tidak sepenuhnya menjadi pegangan untuk menggapai kemenangan. Hal itu berkaca pada pilgub Jabar 2013. Saat itu calon gubernur Dede Yusuf berada dipuncak, namun dikalahkan Ahmad Heryawan yang mempunyai tingkat elektabilitas rendah.

"Belum ada matahari tunggal. Emil masih rawan disalip. Di beberapa pengalaman, berkaca dulu. Dede Yusuf dalam posisi 60 persen, disalip (Ahmad Heryawan)," dalam Toto dalam rilis hasil survei pilgub Jawa Barat 2018 di Hotel Asrilia Kota Bandung, Sabtu 7 Oktober 2017.

Dua figur lainnya, yaitu Deddy Mizwar patut diwaspadai dengan posisinya saat ini sebagai wakil gubernur Jawa Barat, dan harmonis dengan Ahmad Heryawan menjalankan roda pemerintahan.

Sedangkan Dedi Mulyadi, bekalnya sebagai Bupati Purwakarta dua periode dan politisi tulen di Golkar, menjadi ancaman bagi Ridwan Kamil yang merupakan bukan orang partai dan wajah baru di dunia politik dengan mengandalkan media sosialnya.

"Dedi Mulyadi cukup bagus, 83,5 persen yang disukai dari 50 persen yang kenal. Merujuk data kita, Ridwan Kamil yang konsisten di berbagai simulasi sejumlah calon, yang kita potret, selalu unggul," katanya.

Selain faktor figur, lanjut Toto, para kandidat, yang saat ini digadang-gadang maju, masih mengandalkan media mainstream dalam berkampanye. Sedangkan untuk masyarakat selaku pemilih, masih menyukai figur yang diusung partai politik.

"Kalau misalnya calon mengandalkan sosialisasi, perlu kampanye media, 35 persen (pemilih) lebih menyukai pasangan yang didukung partai politik," katanya.

Berikut hasil survei elektabilitas bakal calon gubernur versi LSI Denny JA:

1. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, 26,7 persen
2. Anggota DPR RI, Dede Yusuf, 20,1 persen
3. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, 19,2.
    persen
4. Kyai Abdullah Gymnastiyar (Aa Gym), 10
    persen
5. Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, 9,7 persen
6. Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, 5,1
    persen
7. Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, 4,1 persen.