Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 7 Oktober 2017 | 18:54 WIB
  • Balon Gas Meledak, 15 Mahasiswa Malang Terbakar

  • Oleh
    • Endah Lismartini,
    • Lucky Aditya (Malang)
Balon Gas Meledak, 15 Mahasiswa Malang Terbakar
Photo :
  • Viva.co.id/Lucky Aditya
Ledakan tabung gas helium di Universitas Muhammadiyah Malang.

VIVA.co.id –  Puluhan balon gas helium meletus saat pembukaan Student Day Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), pada Sabtu, 7 Oktober 2017. Letusan balon melukai 15 mahasiswa yang ada didekat lokasi balon.

"Insiden terjadi bersamaan dengan pengguntingan balon yang menandai pembukaan Student Day mahasiswa baru UMM tadi pagi sekira pukul 07.00 WIB," kata Kepala Humas UMM Rina Wahyu Setyaningrum.

Insiden balon gas helium meletus berada di barisan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM. Dari rekaman video amatir yang beredar di beberapa media sosial terlihat percikan api berwarna merah tepat didekat barisan puluhan mahasiswa.

"Ketika balon akan dinaikkan ada salah satu mahasiswa yang ingin mengambil salah satu balon dengan cara menyulut tali balon dengan korek api, sehingga karena ada panas dari korek api, balon pun meletus," ujar Rina.

Saat terjadi letusan balon gas helium, Rektor UMM Fauzan masih berada di lokasi. Akibatnya, 15 mahasiswa yang terkena letusan balon gas helium harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Saat itu masih ada rektor di lokasi, Pak Rektor tapi tidak sempat melihat kejadian itu karena dari depan tidak terlihat. Kemungkinan beliau mendengar tapi tidak komentar apa-apa waktu itu," tutur Rina.

"Letusan itu menimbulkan suara dan percikan api yang mengenai beberapa mahasiswa yang ada di dekatnya. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UMM dan mendapatkan pertolongan di sana. Ada 15 mahasiswa yang terkena percikan api dan saat ini sudah diperbolehkan pulang," imbuh Rina.

15 Mahasiswa yang terkena letusan balon gas helium, mengalami luka dibagian tangan. Student Day sendiri akan berakhir hingga akhir semester nanti. Pihak UMM mengatakan mahasiwa yang menjadi korban letusan balon gas helium tetap bisa beraktifitas melanjutkan program Student Day.

"Luka dibagian tangan, luka tidak parah karena kalau parah kan harus rawat inap, hanya luka melepuh ditangan. Acara ini pembukaan Student Day mahasiswa baru, acara masih berlangsung sampai akhir semester," kata Rina. (hd)