Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 12:05 WIB
  • Gunung Ile Lewotolok di NTT Menggeliat, Status Naik Waspada

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono
Gunung Ile Lewotolok di NTT Menggeliat, Status Naik Waspada
Photo :
  • Repro Google Maps
Gunung Ile Lewolotok di NTT.

VIVA.co.id – Setelah empat tahun tertidur, akhirnya Gunungapi Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kembali menggeliat.

Aktivitas vulkanik gunung berketinggian 1.423 mdpl ini, ditingkatkan dari status normal menjadi waspada atau level II.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVA.co.id, di situs resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Senin, 9 Oktober 2017, status Gunung Ile Lewolotok ditingkatkan terhitung 7 Oktober 2017, pukul 20.00 WITA.

PVMBG meningkatkan status aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewolotok karena berdasarkan pemantauan dari Pos PGA di Desa Laranwutun, terjadi peningkatan akvititas yang cukup signifikan pada gunung itu.

Dalam enam hari, terhitung mulai 1 Oktober hingga 6 Oktober 2017, terekam terjadi 1.390 kali gempa hembusan dengan amplitudo 0.5 - 34 milimeter dan lama gempa 3 - 200 detik. 

Sembilan kali gempa tremor non-harmonik dengan amplitudo 2.5 - 24 milimeter dan lama gempa 65 - 320 detik. 3 kali gempa hybrid/ fase banyak dengan amplitudo 7 - 39 milimeter, S-P tidak terbaca dan lama gempa 7 - 30 detik. 

Sebanyak 48 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 3 - 43 milimeter dan lama gempa 2 - 20 detik. 198 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2.5 - 43 milimeter, S-P 0.25 - 1.25 detik dan lama gempa 2 - 25 detik. 

Ditambah 43 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 17 - 44 milimeter, S-P 2 - 6.5 detik dan lama gempa 11 - 45 detik. 19 kali gempa terasa dengan amplitudo 42 - 45 milimeter dan lama gempa 25 - 100 detik. 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 27 milimeter, S-P 12 detik dan lama gempa 32 detik.

Gunung api ini sempat mengalami masa krisis gempa pada Januari 2012. Saat itu PVMBG meningkatkan status gunung dari normal ke waspada hingga siaga, hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.

Namun, pada 25 Januari 2012 pukul 16.00 WITA, PVMBG menurunkan statusnya dari siaga ke waspada dan turun lagi menjadi berstatus normal pada 17 Oktober 2013 pukul 10.00 WITA.

Gunung Ile Lewolotok sudah mengalami beberapa kali erupsi, berdasarkan catatan sejarah, gunung ini pernah meletus pada tahun 1660, 1819, 1849, 1852, 1821, 1864, 1889, dan 1920.