Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 13:30 WIB
  • Jokowi Beri Arahan Pengamanan Pilkada di Akpol Semarang

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Jokowi Beri Arahan Pengamanan Pilkada di Akpol Semarang
Photo :
  • VIVA/Dwi Royanto
Presiden Joko Widodo bersama pejabat tinggi Polri dalam di Akpol Semarang

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo secara khusus memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat kepolisian terkait pengamanan pemilihan kepala daerah yang akan digelat serentak 2018. Pengarahan dilakukan dalam Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Senin, 9 Oktober 2017.

Apel Kasatwil dihadiri oleh seluruh pejabat penting Polri, dari kapolres, kapolda hingga jajaran terkait. Selain itu, acara dihadiri sejumlah pejabat negara dan lembaga tinggi negara, seperti Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Mensesneg Pratikno, Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Gatot Nurmantyo serta Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

"Pengalaman pilkada itu pasti tensinya naik, suhu politiknya lebih hangat. Maka tugas kita mengendalikan agar situasi itu enggak jadi panas. Naik boleh tapi sedikit saja," kata Jokowi dalam pengarahannya.

Presiden juga meminta agar Polri di semua level untuk mempersiapkan betul menghadapi Pilkada 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019. Ia menginginkan agar polisi bisa melakukan pemetaan adanya potensi konflik.

"Jadi preventifnya harus dilakukan. Sumber-sumber (konflik) yang kita perkirakan memprovokasi juga harus dipetakan. Siapa orangnya, mereka akan melakukan apa, intelijen kita harus punya data yang komplet soal ini. Jangan sampai setelah kejadian kita baru cari air untuk memadamkan," beber Jokowi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, apel Kasatwil digelar Polri setiap tahunnya. Kali ini, acara digelar selama tiga hari mendatang.

Menurutnya, Akpol dipilih sebagai lokasi, bertujuan untuk memperkuat idealisme polisi seperti ketika dididik di Akpol. Apel ini sengaja mengambil tema Polri yang Promoter dalam rangka mengamankan Pilkada serentak 2018.

"Diharapkan dalam waktu tiga hari refresh idealisme lama saat dididik untuk jadi Polri yang baik," kata Tito.

Ia menyebutkan, peserta apel Kasatwil terdiri atas 546 orang terdiri atas 19 pejabat utama, 33 kapolda, 461 kapolres Metro dan kapolresta seluruh Indonesia serta anggota lainnya. "Arahan Presiden tentu akan jadi motivasi dan membuat langkah Polri lebih jelas. Pilkada akan (digelar) di 171 wilayah baik provinsi, kota maupun kabupaten," ujar kapolri.