Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 17:47 WIB
  • Gamawan Dicecar soal Dugaan Bertemu Johannes Marliem

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Edwin Firdaus
Gamawan Dicecar soal Dugaan Bertemu Johannes Marliem
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Saksi Sidang Kasus E-KTP

VIVA.co.id – Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dikonfirmasi soal dugaan pernah bertemu Direktur Biomorf Lone LLC, Johannes Marliem di Padang, Sumatera Barat, pada 2010. Kabar ini juga dipertanyakan ke Gamawan saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 9 Oktober 2017.

"Apa saksi (Gamawan) pernah ketemu Johannes Marliem di Padang?" tanya jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdul Basir kepada Gamawan.

Gamawan yang bersaksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong membantahnya. Ia mengaku tak pernah bertemu seseorang yang bernama Johannes Marliem.

Namun, Gamawan mengaku bahwa ada dua orang asing yang pernah menemuinya di Padang, Sumatera Barat. Tapi, ia tidak mengenal dan tidak berbicara kepada kedua orang tersebut.

Awalnya, menurut Gamawan, dia sedang menghadiri acara pelantikan gubernur Sumatera Barat. Kemudian, setelah acara itu, Ketua DPRD Sumatera Barat, Yultekhnil meminta waktu untuk bertemu di kediaman Gamawan.

Namun, saat tiba di kediamannya, Yultekhnil membawa dua orang yang tak dikenal ke Gamawan. Kedua orang tersebut, menurut Yultekhnil terkait proyek pengadaan e-KTP. "Dua orang itu, yang satu bule, yang satu orang keturunan Chinese. Tetapi saya bilang, saya enggak ada urusannya, pergi lah," kata Gamawan.

Menurut Gamawan, dalam pertemuan itu ada satu orang laki-laki yang berasal dari Bappenas. Namun, menurut Gamawan, saat itu tidak ada pembicaraan yang dilakukan. Pertemuan sendiri berlangsung tidak lebih dari 10 menit.

"Saya enggak mau. Saya kan ditipu, minta waktu ketemu, lalu bawa-bawa orang. Dikerjain saya namanya," kata Gamawan.

Dalam persidangan, jaksa KPK sempat menampilkan foto Johannes Marliem. Jaksa mengonfirmasi apakah orang keturunan Chinese yang datang ke Padang, sama dengan foto yang ditampilkan. Gamawan tak bisa lagi mengingat wajah tersebut.