Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 00:09 WIB
  • Pria Belanda Ditemukan Tewas di Denpasar

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Bobby Andalan (Bali)
Pria Belanda Ditemukan Tewas di Denpasar
Photo :
  • REUTERS/Shannon Stapleton
Ilustrasi garis polisi.

VIVA.co.id – Albert Leonardus Siegers, seorang warga negara Belanda, ditemukan tewas setengah telanjang di dalam kamar tinggalnya di Perum Graha Mertasari Mulya Blok D Nomor 8, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali, Senin 9 Oktober 2017.

Ia ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 12.00 WITA oleh saksi bernama Ni Made Rani (44) yang berprofesi sebagai tukang pijat.

Kapolsek Denpasar Selatan, Komisaris Indrajaya, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, malam hari sebelum ditemukan tewas, korban sempat menelepon Rani untuk dipijat.

"Korban sempat menelepon saksi untuk dipijat malam harinya. Dia juga menitip makanan dan minuman," kata Indrajaya di Bali, Senin, 9 Oktober 2017.

Rani yang awalnya sudah menyepakati akan memijat korban kemudian membatalkannya lantaran sudah larut malam. Saat itu, korban meminta dipijat sekira pukul 22.00 WITA.

Namun, Rani berjanji akan datang keesokan harinya. Begitu pagi tiba, Rani buru-buru menuju rumah korban. Ia tiba sekira pukul 10.00 WITA dan langsung masuk ke dalam rumah menuju kamar korban. Hanya saja, Rani tak menemukan Albert.

Ia lantas membuka pintu di samping kamar korban dan menemukan jasad korban tergeletak setengah bugil tak bernyawa.

"Dari informasi yang kami himpun, korban memiliki riwayat penyakit liver, ginjal dan bronchitis," ucap Indrajaya.

Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa surat kontrol dari Quantum Sarana Medik atau Diagnotic Centre dengan dua kali pemeriksaan pada tanggal 15 dan 29 Agustus 2017. Ada pula surat pengambilan obat di Apotek Quantum pada 5 Oktober 2017.

Selanjutnya polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan di antaranya Ximesio 200 miligram, Myores 2 miligram, Latorec 10 miligram, Coditam TAB/100S dan Hepabalance/60S.

"Dari pemeriksaan luar tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan tubuh korban sudah kaku. Saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar," ujar Indrajaya. (ren)