Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:37 WIB
  • GM Jasa Marga Purbaleunyi Dicegah ke Luar Negeri

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Edwin Firdaus
GM Jasa Marga Purbaleunyi Dicegah ke Luar Negeri
Photo :
  • Syaefullah
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

VIVA.co.id – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah mengabulkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk mencegah General Manager  PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Setia Budi, bepergian ke luar negeri. 

Setia merupakan salah satu tersangka suap, terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terhadap PT Jasa Marga Tbk pada 2017. Selain Setia Budi, KPK juga menetapkan Auditor Madya pada Sub Auditorat VII.B.2 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Sigit Yuhoharto sebagai tersangka kasus tersebut. 

Sigit telah dijebloskan ke Rutan KPK, Sementara itu, Setia Budi masih dibiarkan bebas saat ini. Pencegahan itu dilakukan untuk enam bulan ke depan, sejak 6 September 2017. 

"Pencegahan dilakukan, demi kepentingan penyidikan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin malam, 9 Oktober 2017. 

KPK diketahui telah menetapkan Sigit dan Setia Budi sebagai tersangka dugaan suap terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terhadap PT Jasa Marga Tbk, yang dilakukan tahun ini atas penggunaan anggaran tahun 2015 dan 2016.

Sigit merupakan ketua tim pemeriksaan terhadap PT Jasa Marga Tbk Cabang Purbaleunyi. Dari 'penyelidikan' awal, BPK menemukan dugaan kelebihan pembayaran dalam pekerjaan pemeliharaan periodik, rekonstruksi jalan dan pengecetan marka jalan yang dilakukan PT Jasa Marga cabang Purbalenyui. 

Kemudianm Setia Budi diduga memberikan satu unit motor Harley-Davidson seharga Rp115 juta kepada Sigit. Diduga pemberian Moge itu untuk menutupi hasil temuan BPK. (asp)