Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:50 WIB
  • Hipoksia, Pendaki Cartenz Pyramid Papua Meninggal

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Banjir Ambarita (Papua)
Hipoksia, Pendaki Cartenz Pyramid Papua Meninggal
Photo :
  • VIVA.co.id/Banjir Ambarita
Jasad Ahmad Hadi, pendaki asal Jakarta yang meninggal di pendakian Puncak Cartenz Pyramid Papua saat dievakuasi ke Timika, Selasa (10/10/2017)

VIVA.co.id – Seorang pendaki Puncak Cartenz Pyramid Papua meninggal dunia dalam perjalanan turun menuju lokasi perkemahan. Pendaki bernama Ahmad Hadi ini diduga mengalami hipoksia atau kekurangan pasokan oksigen di tubuhnya.

Juru bicara Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa menyebutkan laporan meninggalnya Ahmad Hadi ini didapat pada Minggu, 8 Oktober 2017, sekira pukul 21.00 waktu setempat, dari kedua rekannya sesama pendaki.

"Mereka meminta bantuan ke pihak Freeport melalui telepon satelit untuk dilakukan evakuasi," ujar Kamal, Selasa, 10 Oktober 2017.

Jasad korban pun akhirnya dapat dievakuasi dengan helikopter dari lokasi kejadian menuju Timika pada Selasa.

"Tadi (Selasa 10 Oktober) tim evakuasi sudah berhasil melakukan evakuasi. Jasad korban hari ini juga akan segera diberangkatkan ke Jakarta, tempat asalnya," kata Kamal.

Ketiga pendaki ini diketahui menuju Puncak Cartenz pada Kamis, 5 Oktober 2017. Masing-masing bernama Ahmad Hadi, lalu Beathe Johanessen warga Norwegia dan Aris.

Setelah tiga hari pendakian, baru pada Minggu, 8 Oktober ketiganya turun. Namun saat itulah, diduga Ahmad Hadi mengalami hipoksia. Kini, kepolisian masih meminta keterangan dari dua rekan korban di Polres Mimika.