Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 20:06 WIB
  • Banyak Pejabat Kena OTT, Jokowi Segera Bereaksi

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Agus Rahmat
Banyak Pejabat Kena OTT, Jokowi Segera Bereaksi
Photo :
  • ANTARA/Hafidz Mubarak A
Gedung KPK, Jakarta.

VIVA.co.id – Salah satu hasil pertemuan antara Badan Pemeriksa Keuangan dengan Presiden Joko Widodo, adalah terkait persoalan banyaknya pejabat daerah dan kementerian atau lembaga, yang terjaring operasi tangkap tangan, atau OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, BPK mengusulkan, agar seluruh pemangku kepentingan ini dikumpulkan. Agar, kejadian banyaknya OTT terhadap pemerintah daerah, tidak terjadi lagi.

"Tentunya, pada tingkat pusat antara kementerian-lembaga dengan BPK, berkaitan dengan komitmen dari kementerian-lembaga untuk menjalankan apa yang menjadi saran temuan dan sekaligus yang diarahkan oleh BPK," jelas Pramono, di Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Diakui Pramono, maraknya OTT yang dilakukan oleh KPK belakangan ini, menjadi perhatian serius dari pemerintah. Maka, tidak hanya dari pemerintah pusat, juga pemerintah daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, akan dikumpulkan untuk membicarakan masalah ini.

"Tetapi, dalam waktu dekat Presiden akan mengumpulkan para menteri, kementerian-lembaga untuk bersama-sama BPK membuat komitmen tentang hal itu," kata Pramono.