Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:13 WIB
  • Marak Polisi Bunuh Diri, Polri Evaluasi Senjata

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Aji YK Putra (Palembang)
Marak Polisi Bunuh Diri, Polri Evaluasi Senjata
Photo :
  • ANTARA/Andika Wahyu
Ilustrasi penembakan

VIVA.co.id – Kepolisian Republik Indonesia mengklaim akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap personel mereka yang mendapatkan senjata api. Ini berkaitan dengan munculnya kejadian bunuh diri para anggota polisi dengan senjata mereka sendiri.

"Kami akan evaluasi penggunaan senjata (Polri)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto di Palembang, Rabu, 11 Oktober 2017.

Dalam pekan ini, diketahui telah ada dua orang anggota polisi yang tewas dengan cara bunuh diri menggunakan senjata mereka.

Kejadian pertama menimpa Bripda AF, anggota Polres Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Lelaki berusia 23 tahun ini menembak kepalanya sendiri lantaran cuma karena batal menikah dengan kekasihnya.

Baca Juga:

Kejadian berikutnya terjadi pada Brigadir Bambang Tejo yang bertugas sebagai pengamanan di lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul Blora, Jawa Tengah.

Pria berusia 36 tahun ini tewas dengan menembak kepalanya dengan senjata AK 101. Sebelumnya, ia juga telah menewaskan dua rekannya sesama anggota Brimob.

"Dugaan motifnya pribadi," ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Rabu, 11 Oktober 2017.