Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 12 Oktober 2017 | 06:48 WIB
  • Rumah Mewah Dilalap Si Jago Merah, Dua Tewas

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Bobby Andalan (Bali)
Rumah Mewah Dilalap Si Jago Merah, Dua Tewas
Photo :
  • Bobby Andalan/VIVA.co.id
Kebakaran di Bali.

VIVA.co.id – Kebakaran hebat melalap rumah mewah milik bos diler motor terbesar di Kabupaten Buleleng, Bali. Peristiwa yang terjadi Rabu malam, 11 Oktober 2017 itu menewaskan Ni Ketut Kimawati (75) dan putrinya, Anik Meliani (46). 

Keduanya tewas terpanggang lantaran terjebak dalam kobaran api. Pemilik rumah, Liang Sanjaya Putra alias Aliang tampak shock melihat jasad ibu dan adiknya yang tak bisa diselamatkan. Sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 tangki air diterjunkan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng, Gede Sugiartha Widiada menjelaskan, saat si jago merah berkobar, di dalam rumah ada lima orang penghuni. Mereka adalah Nengah Maliawan (46), Nengah Tunjung (42), Hanna Suila Agustin (12) Ni Ketut Kimawati (75) dan Anik Meliani (46).

"Kami sudah melakukan penyekatan pada sisi barat dan utara bangunan yang terbakar dengan upaya maksimal mengerahkan kekuatan dan armada. Beruntung api bisa kami padamkan, tapi dua orang meninggal dalam kejadian ini," kata Sugiartha, Rabu malam 11 Oktober 2017.

Kapolsek Kota Singaraja, Komisaris Anak Agung Wiranata Kusuma? menjelaskan, saat ditemukan kedua korban dalam posisi berdekatan. Ia menduga jika Anik hendak menyelamatkan ibunya, Ni Ketut. Sayang, keduanya malah tewas terjebak dalam kobaran api. 

"Belum diketahui dari mana sumber api. Kami masih melakukan penyelidikan dengan melibatkan Labfor Polda Bali," kata Wiranata. 

Nengah Maliawan yang merupakan satpam di rumah itu bercerita, saat peristiwa nahas itu terjadi ia sedang duduk di balai dalam rumah. Ia panik ketika warga memberi tahu kebakaran yang melanda rumah majikannya tersebut. "Api sudah langsung besar saat itu," kata Maliawan. 

Ia mengaku hanya bisa menyelamatkan Nengah Tunjung dan Hanna Suila Agustin yang berada tak jauh dari tempat ia bersantai. Sementara ibu majikannya yang panik, menurut Maliawan malah masuk ke dalam kamar mandi. 

Melihat ibunya masuk kamar mandi, Maliawan melihat Anik Meliana mencoba menolong ibunya. Sayang, api sudah mengepung seluruh ruangan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat RSUD Buleleng, Ketut Budiantara menuturkan, jenazah Ni Ketut Kimawati menderita luka bakar 70 persen, sedangkan Anik Meliani 90 persen.