Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 19:30 WIB
  • Satu Jemaah Pulang, 4 Wafat, 55 Masih Dirawat di RS Saudi

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Eko Priliawito
Satu Jemaah Pulang, 4 Wafat, 55 Masih Dirawat di RS Saudi
Photo :
  • Kementerian Agama
Jemaah sakit diantar tim Kemenag hingga ke rumahnya dan bertemu keluarga.

VIVA.co.id – Satu jemaah haji Indonesia yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) sudah pulang ke Tanah Air. Staf Teknis Haji I Kantor Urusan Haji (KUH) Ahmad Dumyathi Bashori mengatakan bahwa jemaah tersebut bernama Masdar Asngari Abu Kasan.

Menurut Dumyathi, Masdar berasal dari Banyumas dan tergabung dalam kloter 4 Embarkasi Solo (SOC 04).

“Masdar sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Raja Abdullah Jeddah. Setelah dinyatakan sehat dan laik terbang sesuai dengan Medical Information Form (Medif) yang dikeluarkan oleh pihak berwenang, Masdar dapat dipulangkan ke Tanah Air,” tutur Dumyathi melalui sambungan telepon, Jumat, 13 Oktober 2017.

“Kami berharap kondisi jemaah yang lain cepat membaik dan bisa dipulangkan juga,” tuturnya.

Dumyathi memastikan, Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Haji di Jeddah akan terus melakukan monitoring terhadap seluruh jemaah haji sakit yang berada di beberapa rumah sakit Arab Saudi, baik Jeddah, Mekah maupun Madinah.

Operasional haji berakhir pada 5 Oktober 2017. Namun, masih ada 60 jemaah yang menjalani perawatan di RS Arab Saudi. Satu sudah kembali dan empat lainnya wafat. “Sampai hari ini, masih ada 55 jemaah yang menjalani perawatan di RS Arab Saudi,” ujarnya.

“Dari jumlah itu, ada 16 jemaah yang sudah siap untuk dipulangkan. Kami masih menunggu Medif dari pihak berwenang,” tuturnya.

Dumyathi menambahkan, proses pemulangan jemaah haji sakit perlu penanganan khusus. Penanganan itu mulai dari visitasi untuk memantau kondisi jemaah hingga proses pengurusan dokumen. Ini dilakukan agar pemulangan dapat berjalan efisien dan efektif.

Senada dengan itu, Staf Teknis Haji III Akhmad Jauhari menyampaikan bahwa saat ini penanganan yang dilakukan tim KUH terfokus pada tiga hal, yaitu informasi jemaah haji sakit, optimalisasi tim visitasi, dan update perkembangan kondisi jemaah haji.

“Setiap pasien dikunjungi setiap hari dan diberikan motivasi agar dapat mengurangi stres dan dapat mempercepat proses recovery mereka. Kehadiran kami menjadi penyemangat mereka,” ujarnya.

Untuk kelancaran program, tim dari unsur Kementerian Agama melalui KUH di Jeddah dan tim dari unsur Kementerian Kesehatan melalui Tim Visitasi terus melakukan koordinasi.

Berikut daftar nama jemaah wafat di Saudi:

1. Moh. Muhtar Abdullah (SUB 04) wafat Sabtu (07/10) di RSAS King Abdullah

2. Mahmuddin Sholeh Sapii (JKS 67) wafat Sabtu (7/10) di RSAS Al Anshar Madinah

3. Taman bin Matusak (BTH 25) wafat Rabu (12/10) di RSAS King Fahd Madinah

4. M. Kaswandi Ikhsan (JKG 56) wafat Kamis (12/10) di RSAS King Faishal Syisyah Mekah