Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:09 WIB
  • Cerita JK Hampir Gagal Terbang Karena Masalah Administrasi

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Cerita JK Hampir Gagal Terbang Karena Masalah Administrasi
Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Wakil Presiden Jusuf Kalla

VIVA – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bercerita bahwa dirinya pernah hampir gagal terbang karena semata-mata persoalan administrasi. JK menyampaikan, peristiwa terjadi ketika ia hendak lepas landas dari sebuah bandara di Los Angeles, Amerika Serikat, ke Peru, pada suatu waktu.

"Waktu di LA, ditahan pesawat saya sejam. Dengan alasan ada penumpang, staf, yang tidak clear (urusan administrasinya)," ujar JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Oktober 2017.

JK menyampaikan, hal itu merupakan bukti, jika urusan administrasi, bisa cukup merepotkan dalam hal penerbangan internasional. JK menganggap hal serupa bisa saja menjadi sebab Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tiba-tiba tidak diperkenankan memasuki wilayah AS saat hendak terbang ke sana dari Bandara Soekarno-Hatta pekan lalu. JK berpandangan bahwa secanggih apa pun sistem komputer yang dipakai institusi imigrasi AS, kesalahan yang bisa membuat seseorang terhambat saat hendak terbang, bisa tetap terjadi.

"Jadi apa boleh buat? Sudah di pesawat pun, sudah sejam, tidak bisa berangkat. Jadi komputer itu, jika ada kesalahan sewaktu memasukan data, ya keluarnya juga akan salah. Jadi seperti itu," ujar JK.

Jenderal Gatot batal terbang setelah pihak maskapai Emirates Airlines yang akan ditumpanginya, memberi tahu bahwa institusi imigrasi AS, memasukannya ke dalam daftar orang yang dilarang memasuki AS. Kedutaan Besar AS untuk RI, melalui situs webnya, menyampaikan bahwa permasalahan yang menimpa Gatot, adalah persoalan terkait administrasi.