Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 14:14 WIB
  • Jokowi akan Panggil Tito soal Novel, Ini Respons Polda Metro

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Foe Peace Simbolon
Jokowi akan Panggil Tito soal Novel, Ini Respons Polda Metro
Photo :
Kabid Humas Kombes Argo Yuwono (Kanan).

VIVA – Presiden Joko Widodo berencana panggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menanyakan perkembangan kasus penyerangan atas penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Pihak Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini pun memberikan respons.

Pihak Polda Metro Jaya menegaskan hingga saat ini, masih terus mencari pelaku penyerangan Novel. Kasus itu disebut masih terus berjalan dan belum dihentikan sampai sekarang.

"Kami juga sama ya, gamblang dan tuntas juga dalam mnyampaikannya ya. Yang penting kan ada yang melihat, kira-kira ada enggak? Kami sedang berupaya mencari. Kami sampai membawa CCTV ke Australia minta diperiksa," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 3 November 2017.

Meski memastikan kasus masih terus berjalan, Argo mengatakan belum ada rencana dari penyidik Direktorat Resersw Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk memeriksa kembali Novel. "Belum ada rencana ya," katanya.

Sebelumnya, Jokowi akan memanggil Tito untuk menanyakan perkembangan kasus penyerangan kepada Novel. Ia ingin mengetahui kelanjutannya dari laporan Kapolri Tito Karnavian.

"Kapolri (nanti) saya undang, saya panggil. Diprosesnya sudah sejauh mana, yang jelas semua masalah harus gamblang," kata Jokowi usai peresmian Tol Becakayu di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 3 November 2017.

Kasus teror terhadap Novel terjadi pada Selasa, 11 April 2017. Novel disiram air keras seusai salat subuh di masjid di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun, enam bulan berjalan, kasus ini masih mandek dan belum jelas. (ren)