Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 6 November 2017 | 11:15 WIB
  • Ada Tengkorak Wanita Ditemukan Teronggok di Bukit Cinta

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • antv/tvOne
Ada Tengkorak Wanita Ditemukan Teronggok di Bukit Cinta
Photo :
  • Vera Bahali-NTB
Tengkorak wanita dan barang bukti yang ditemukan di TKP.

VIVA – Seorang wanita tak dikenal ditemukan tak bernyawa di kawasan Bukit Cinta, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat, Iptu I Dewa Gede Ditya Krishnanda, saat ditemuan, kondisi korban sudah sulit dikenali karena hanya berupa tengkorak saja.

Ada dugaan wanita itu korban pembunuhan dan jasadnya sengaja dibuang ke lokasi, karena di tempat temuan tengkorak, juga ditemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan pembunuhan.

Seperti bercak darah di pakaian dan sekitar lokasi temuan tengkorak korban. Selain itu, juga ditemukan karung yang sudah hancur.

"Di lokasi juga ditemukan dua lembar karung plastik yang diduga ada bekas darah dengan posisi terikat dan sudah mulai hancur," kata Dewa, Senin, 6 November 2017.

Dewa menuturkan, saat ditemukan posisi tulang belulang sudah teronggok. Dengan rincian, satu tengkorak kepala manusia, sambungan tulang leher, tulang diperkirakan tulang lengan tangan, tulang selangkangan, tulang ekor, dan tulang rahang . Polisi juga menemukan rambut berwarna merah hitam yang diduga bagian dari tulang yang ditemukan.

Selian itu, di lokasi juga ditemukan ,pakaian diduga milik korban yakni baju kaus warna putih bermotif merah, celana tidur wanita warna hijau putih, sweter berwarna abu-abu, dan bra berwarna ungu. 

"Kita evakuasi ke Polres Manggarai Barat dan kita akan berkoordinasi dengan forensik Mabes Polri cabang Polda NTT," kata Dewa.

Sampai saat ini, lanjut dia, pihak kepolisian Resort Manggarai Barat belum menerima laporan kehilangan orang. Namun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan penelusuran kasus ini.

"Kita sudah olah TKP dan berupaya melakukan identifikasi bagian-bagian tulang tersebut. Mulai hari ini kita berusaha mencari tahu siapa korban dan menelusuri motifnya hingga ditemukannya tulang manusia tidak utuh di TKP," ujar Dewa.

Laporan: Vera Bahali dari NTB