Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 20:26 WIB
  • Malam Midodareni, Cincin Tanpa Mata Seserahan untuk Kahiyang

  • Oleh
    • Eko Priliawito,
    • Agus Rahmat
Malam Midodareni, Cincin Tanpa Mata Seserahan untuk Kahiyang
Photo :
  • ANTARA FOTO/Maulana Surya
Awali Prosesi Pernikahan Kahiyang-Bobby, Presiden Jokowi Pasang Bleketepe

VIVA – Prosesi midodareni menjelang acara panggih dan akad nikah Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution digelar di kediaman Presiden Joko Widodo di Jalan Kutai Utara Kelurahan Sumber, Banjarsari Solo, Selasa malam, 7 November 2017

Saat pelaksanaan prosesi midodareni ini, pembawa acara menyebutkan beberapa barang yang dijadikan saserahan. Seperti pakaian putri, perlengkapan riasan, hingga cincin kawin tanpa mata. Sementara itu, seserahan disampaikan oleh Letjend Edy Rahmayadi yang juga Pangkostrad.

Sedangkan lokasi di sekitar kediaman Presiden Jokowi, akses jalan raya sudah ditutup. Sehingga, undangan dan pihak keluarga harus berjalan kaki lebih kurang 100 meter. Tidak semua bisa masuk kediaman. Banyak yang berada di halaman rumah dan menyaksikan prosesi itu dari layar lebar yang disiapkan.

Midodareni berasal dari kata widodari yang dalam bahasa Jawa bermakna bidadari. Mitos di kalangan masyarakat Jawa, saat prosesi midodareni konon para bidadari dari khayangan turun ke bumi dan bertandang ke rumah calon mempelai wanita, guna ikut mempercantik dan menyempurnakan calon pengantin wanita.

Sowannya calon mempelai pria ke rumah calon mempelai wanita untuk beremu dengan orangtua dari calon mempelai wanita yang kelak akan menjadi mertuanya. Jonggolan sendiri berasal dari kata njonggol yang berarti menampakan diri. Menampakan diri ini untuk menunjukkan kepada calon mertuanya bahwa sampai saat menjelang detik-detik akad nikah, calon mempelai pria dalam keadaan sehat wal afiat dan telah mempunyai kemantapan hati untuk menikahi putrinya.

Pada acara ini calon mempelai pria tidak, melainkan hanya didampingi oleh wakil dari keluarganya yang telah ditunjuk. Rombongan calon mempelai pria datang dengan membawa seserahan yang berisi segala keperluan sehari-hari calon mempelai wanita.