Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 06:41 WIB
  • Kenapa Jokowi Tak Pakai Istana saat Nikahkan Kahiyang

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Agus Rahmat
Kenapa Jokowi Tak Pakai Istana saat Nikahkan Kahiyang
Photo :
  • Anadolu Agency/Yoma Times/Pool
Acara Puncak Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution

VIVA – Presiden Joko Widodo sebenarnya berhak untuk menikahkan anaknya di beberapa Istana Kepresidenan yang ada di seluruh Indonesia. Namun, hal itu tidak dilakukan Presiden Jokowi dan justru lebih memilih menggunakan fasilitas pribadi yang dimilikinya. 

Padahal Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, sebelumnya pernah menikahkan kedua anaknya di dua Istana yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dengan Anisa Pohan di Istana Bogor dan Edhie Baskoro atau Ibas dengan putri Hatta Rajasa Siti Rubi Aliya Rajasa di Istana Cipanas 2011. 

Hal tersebut kemudian disinggung oleh Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, usai menghadiri resepsi pernikahan putri Presiden Jokowi, yaitu Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Graha Sabha Buana, Solo. 

"Acaranya juga dilakukan di perkampungan, bukan di pusat kota atau di hotel berbintang. Padahal dia kan punya hak untuk menggunakan Istana Kepresidenan sebagai tempat resepsi pernikahan anaknya. Itu haknya Presiden,” ujar Prasetyo, di Gedung Graha Sabha Buana, Desa Sumber, Banjarsari Solo, Rabu malam, 8 November 2017.

Prasetyo yang datang dengan istrinya, Novie Muniarsari, melihat sendiri ramai dan besarnya antusias warga menyaksikan ramainya acara. Bahkan, tamu undangan harus antre panjang untuk bisa masuk ke Graha Sabha. 

Politisi PDIP itu melihat, memang itu membuktikan kalau masyarakat respek dengan acara pernikahan Bobby dengan Kahiyang. "Acara ini kenapa ramai? Karena memang banyak yang ingin hadir dan memberi selamat serta doa kepada keluarga Presiden," jelasnya. 

Walau tidak digelar di Istana Kepresidenan, Prasetyo melihat acara nikahan putri Jokowi itu berlangaung baik. Berbagai prosesi sarat akan nuansa budaya. (hd)

Apalagi, banyak ulama yang diundang Presiden Jokowi. Menurut dia, walau digelar di Solo, bukan menggunakan Istana Kepresidenan, tapi sangat khidmat dan khusuk.