Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 13:53 WIB
  • Keluarga Bersyukur Lafran Pane Jadi Pahlawan Nasional

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
Keluarga Bersyukur Lafran Pane Jadi Pahlawan Nasional
Photo :
Ziarah makam pendiri HMI Lafran Pane

VIVA – Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Prof Drs H Lafran Pane disambut suka cita dan bahagia oleh keluarga besar pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut. Keluarga bersyukur dengan penghargaan yang diberikan pemerintah kepada kakek mereka, Lafran Pane.

"Terima kasih banyak kepada pemerintah yang konsen memberikan gelar kepahlawanan kepada para pejuang," kata cucu pertama Lafran Pane, Tofani Pane usai berziarah ke makam kakeknya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karangkajen, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat 10 November 2017.

Tofani mengaku sangat bangga kepada kakeknya yang dianggapnya sebagai orang sederhana, disiplin dan kuat dalam berprinsip. Hal-hal tersebut-lah yang diharapkannya bisa diikuti oleh generasi muda untuk terus menghargai arti kepahlawanan.

"Kami dari keluarga besar tentunya akan meneruskan perjuangan nilai-nilai yang sudah diajarkan kakek. Semoga ke depannya pemerintah akan terus memberikan gelar pahlawan kepada yang lainnya," ungkap dia.

Sehari setelah Pemerintah Republik Indonesia (RI) menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane, Korem 072/Pamungkas Yogyakarta pun langsung melakukan ziarah rombongan ke makam Lafran Pane.

Upacara sederhana dipimpin Kasrem 072/Pamungkas Kol Inf Ida Bagus Surya juga dihadiri pejabat Korem, Dandim di wilayah DIY, perwakilan keluarga dan juga beberapa rekan dari almarhum. Di nisan makam Lafran Pane tertulis tangga lahirnya pada 5 Februari 1922 dan wafat pada 24 Januari 1991.

"Ziarah ke makam pahlawan nasional kami lakukan rutin dan serentak di seluruh Indonesia. Termasuk di Korem Pamungkas juga dilakukan kegiatan serupa. Setelah kemarin pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional maka hari ini kami lakukan ziarah," kata Kol Ida usai ziarah.

Bagi TNI, pemikiran Lafran Pane sangat relevan dengan perjuangan bangsa. Lafran yang lahir di Padangsidempuan tersebut adalah salah satu orang yang memiliki andil membawa Indonesia kembali kepada UUD 1945.

"Untuk selanjutnya kami akan rembugan dengan pihak keluarga terkait jika ada rencana pemugaran terhadap makam ini," terang dia.

Sementara itu, Ketua Koordinator Presideum KAHMI DIY, Khamim Zarkasih Putro berterima kasih kepada pemeritah atas gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane.

"Akhirnya apa yang sudah kami dan keluarga perjuangkan dan tercapai. Ini patut dibanggakan dan disyukuri. Lafran Pane adalah salah satu pemikir yang selalu ke depan pemikirannya," terang Zarkasyi.