Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 20:05 WIB
  • Dua Kader Bersaing Jadi Gubernur Jatim, NU Tak Akan Pecah

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Linda Hasibuan
Dua Kader Bersaing Jadi Gubernur Jatim, NU Tak Akan Pecah
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal
Khofifah Indar Parawansa (tengah) dan Saifullah Yusuf (kanan).

VIVA – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memutuskan maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018.

Khofifah yang memiliki latar belakang NU (Nahdlatul Ulama) disinyalir akan dipertemukan dengan calon lainnya yang berlatar belakang sama yakni Saifullah Yusuf.

Sama-sama memiliki latar belakang NU, faktor lain yang menjadi pertimbangan adalah terbaginya dua poros dukungan untuk kedua calon tersebut. Baik Khofifah dan Saifullah dipastikan akan diusung partai yang sama yakni Partai Kebangkitan Bangsa. 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, keduanya merupakan kader NU dan semua tergantung pengurus NU Jawa Timur. 

Hanya saja, Said meyakini suara NU tidak akan terpecah untuk kedua calon tersebut. 

"Mengenai hal tersebut saya serahkan semua kepada pengurus dan Kiai NU Jatim. Ini enggak bahaya. Biasa saja saya kira," ujar Said Aqil saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017.

Ketika ditanya apakah akan diadakan konsolidiasi, Said pun menjawab bahwa itu hal yang mudah. Dia pun yakin setelah hal tersebut akan kembali akur.

Sementara, Said menuturkan dengan adanya Pilkada ini, NU akan tetap solid. Diyakini konfilk tersebut hanyalah sesaat dan akan kembali membaik setelah diketahui pemenangnya.

"Soal konsolidasi itu gampang. NU yakin setelah itu akur lagi. NU  tetap solid usai pilkada karena itu konflik sesaat nanti kalau selesai siapa yang menang, NU akur," ujarnya.