Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 26 November 2017 | 09:21 WIB
  • Kirab Budaya, Warga Medan Antusias Lihat Keluarga Jokowi

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Putra Nasution (Medan)
Kirab Budaya, Warga Medan Antusias Lihat Keluarga Jokowi
Photo :
  • VIVA.co.id/ Putra Nasution
Warga antusias lihat kirab budaya pernikahan Kahiyang-Bobby

VIVA – Warga Kota Medan, antusias untuk menyaksikan kirab budaya di pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu. Mereka sudah memadati ruas jalan Ringroad, atau Jalan Gagak Hitam Medan, lokasi yang akan dilalui peserta kirab budaya.

Sejak pagi, warga rela pagi-pagi hadir untuk menyaksikan arak-arakan pengantin, putri Presiden Joko Widodo itu. Pengantin baru ini akan mengikuti kirab budaya dengan diikuti ribuan peserta.

Para peserta menggunakan pakai adat tradisional dari etnis Mandailing, Batak, Melayu, dan Jawa. Kirab budaya ini akan diikuti Presiden Joko Widodo bersama ibu negara Iriana Jokowi dan keluarga besar.

"Kami ingin lihat pengantinnya, ingin lihat Pak Jokowi, Mas Gibran dan Jan Ethes," ujar Rosmala warga Medan, yang menunggu iring-iringan kirab budaya.

Hal yang sama disampaikan Roy Siregar. Keberadaan mantan Gubernur DKI itu menjadi magnet warga Medan untuk menghadiri kirab budaya. "Aku sendiri mau lihat Pak Jokowi. Selama ini, cuma melihat dari televisi saja," ujarnya.

Kirab budaya akan menempuh jarak dua kilometer lebih, dimulai dari Medan Internasional Convention Center di Jalan Gagak Hitam, menuju lokasi resepsi di kediaman Bobby di Bukit Hijau Regency, Taman Setiabudi Indah, Medan.

Seluruh peserta kirab budaya menggunakan pakaian adat dengan diiringi musik Gondrang Sambilan dan alat musik Melayu. Sementara itu, Kahiyang Ayu-Bobby Nasution bersama keluarga akan diarak-arak menggunakan kereta kencana yang didatangkan langsung dari Solo.

Sesuai dengan jadwal, kirab budaya akan berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Ribuan personel gabungan akan mengamankan kirab budaya ini, termasuk melakukan rekayasa jalan untuk memecah kemacetan, saat kirab budaya berlangsung. (asp)