Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 26 November 2017 | 12:32 WIB
  • Ada Bibit Badai, Pulau Jawa Akan Diterjang Angin Kencang

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono
Ada Bibit Badai, Pulau Jawa Akan Diterjang Angin Kencang
Photo :
  • Repro pencitraan Satelit Himawari.
Dua bibit badai tropis yang terekam dengan pencitraan satelit Himawari.

VIVA – Masyarakat di Pulau Jawa, khususnya di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, diimbau untuk waspada. Karena, diprediksi besok, Senin 27 November 2017, wilayah ini bakal diterjang angin kencang. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 20 knot.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), angin kencang ini merupakan dampak ada pertumbuhan dua badai tropis di wilayah.

BMKG dalam siaran resminya menyebutkan, berdasarkan pengamatan TCWC (Tropical Cyclone Warning Centre) Jakarta pada Minggu 26 November 2017, bibit badai tropis itu berada di 95S di selatan Jawa Tengah.

Dengan pusat sekitar 9,6LS, 109,4BT (sekitar 240 kilometer sebelah selatan barat daya Cilacap) bergerak ke arah utara barat laut, kemudian akan berbelok ke timur keesokan harinya. 

Kecepatan angin maksimum sekitar  25 knot (45 km/jam) dengan tekanan terendah 1003 mb. Dalam waktu yang bersamaan, terdapat juga bibit badai tropis 96S di Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu di 6,8LS, 94,2BT yang bergerak ke arah timur tenggara. 

Bibit badai yang berada di selatan Jawa lebih memiliki potensi untuk tumbuh menjadi badai tropis. Bibit ini memberikan pengaruh terhadap cuaca di wilayah Indonesia khususnya Jawa. 

Selain memicu terjadinya angin kencang, aktivitas badai tropis juga akan menyebabkan gelombang tinggi. Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter. Gelombang tinggi akan terjadi di perairan selatan Banten dan Jawa Barat, perairan selatan Jawa Timur, perairan selatan Bali, perairan selatan Lombok, perairan selatan Sumbawa. 

Badai tropis juga memicu terjadinya gelombang yang tingginya bisa mencapai 2,5 meter hingga empat meter di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan,  pohon tumbang, dan jalan licin.