Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 00:55 WIB
  • Sinar Api Menyala Terang di Puncak Gunung Agung

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Bobby Andalan (Bali)
Sinar Api Menyala Terang di Puncak Gunung Agung
Photo :
  • REUTERS/Petra Simkova
Hujan Abu Letusan Gunung Agung

VIVA – Sinar api menyala terang di puncak kawah Gunung Agung. Dalam laporan pengamatan periodik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang disusun oleh Wahyu Ardi Setiawan menyebutkan sinar api terpantau di puncak gunung setinggi 3.142 mdpl. 

Kepala Sub Bidang Mitigasi ?Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana menuturkan, telah dilakukan penelitian terhadap sinar merah tersebut.

"Dapat teramati bahwa sinar memancar dari dalam kawah ke kolom abu yang ke luar dari kawah Gunung Agung sehingga mengakibatkan efek cahaya merah pada kolom abu tersebut," ujar Devy, ?Senin 27 November 2017.

Sinar yang memancar itu berasal dari dalam kawah. Sinar itu bersumber pada lava yang berada di dalam kawah. Dalam laporan pengamatan mulai pukul 18.00 WITA hingga pukul 24.00 WITA dilaporkan cuaca cukup cerah di sekitar Gunung Agung. Angin bertiup sedang ke arah tenggara dan barat. Suhu udara 25-26 °C dan kelembaban udara 75-85 %. 

Secara visual Gunung Agung terlihat jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 2.500-3.000 meter di atas puncak kawah. Teramati letusan dengan tinggi 3.000 meter dan warna asap kelabu. Terlihat sinar api.

Sementara untuk kegempaan letusan sebanyak 1 kali dengan amplitudo 24 mm durasi 26 detik. Gempa tremor non-harmonik jumlah 1 kali amplitudo 1 mm durasi 6 detik. Gempa low frekuensi 1 kali dengan amplitudo 10 mm durasi 27 detik. Gempa vulkanik dangkal dua kali dengan amplitudo 3-4 mm durasi 5-10 detik.

Sementara itu, gempa tremor non-harmonik menerus dari pukul? 18.00 -24.00 WITA dengan amplitudo dominan 3 mm. Hingga kini, Gunung Agung masih berada pada level III (siaga).