Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 11:14 WIB
  • Puting Beliung, Atap Seng Terbang Hingga 3 Kilometer

  • Oleh
    • Harry Siswoyo
Puting Beliung, Atap Seng Terbang Hingga 3 Kilometer
Photo :
  • VIVA.co.id/Adieb Ahsani
Sejumlah personel TNI dan BPBD memotong dan membersihkan sebuah pohon besar yang menimpa rumah warga usai angin puting beliung melanda Magetan, Senin (27/11/2017)

VIVA – Sebuah pabrik gula di Kelurahan Kawedenan Kabupaten Magetan mengalami kerusakan cukup parah usai dihantam angin puting beliung, Minggu, 25 November 2017.

"Atap seng terbawa angin sejauh tiga kilometer dari pabrik,"  kata Setyo Narwanto, General Manager PG Redjosari, Senin, 27 November 2017.

Akibat itu juga akhirnya, sedikitnya 142 sak gula basah terkena hujan. "Kerugian akibat puting beliung ini, pencapai Rp100 juta lebih."

Di Magetan, bencana puting beliung dilaporkan melanda empat desa yakni Desa Balerejo, Genengan, Kelurahan Kawedanan dan Kelurahan Rejosari.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah keempat desa yang terkena angin puting beliung itu mayoritas rumah warganya mengalami kerusakan. Baik itu karena seng yang berterbangan hingga robohnya sejumlah pohon.

Karena itu, pascabencana banyak warga yang meminta BPBD untuk memotong sejumlah batang pohon yang dianggap rawan. BPBD juga mengingatkan agar warga berhati-hati untuk dua hari ke depan.

"Siklus tropis di Jawa Selatan tidak stabil suhunya, sehingga menyebabkan potensi angin besar bisa muncul di Jawa Timur. Di Magetan Ada lima Kecamatan yang diwaspadai sebagai jalur angin, yaitu Kecamatan Kawedanan, Sukomoro, Bendo, Maospati dan Panekan," kata Kasi Kedaruratan Dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra.