Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 14:42 WIB
  • Fase Kritis, Gunung Agung Bisa Erupsi Secara Eksplosif

  • Oleh
    • Eko Priliawito,
    • Bobby Andalan (Bali)
Fase Kritis, Gunung Agung Bisa Erupsi Secara Eksplosif
Photo :
  • ANTARA Foto/Fikri Yusuf
Erupsi Gunung Agung

VIVA – Aktivitas Gunung Agung memasuki fase kritis, bila erupsi ekplosif terjadi, volume material yang keluar akan sangat besar. Karena itu, masyarakat segera menjauh dan selalu mengikuti arahan petugas, guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), I Gede Suantika mengatakan, seluruh stasiun pemantau di sekeliling Gunung Agung mencatat telah terjadi over scale selama setengah jam dari jam 13.30-14.00 pada Selasa, 28 November 2017.

"Kita mencatat baru kali ini over scale, jejak aliran magma dari bawah ke atas itu sampai over scale. Over scale itu artinya apa, yaitu amplitudo yang kita catat di alat kita tidak lagi bisa mencatat saking besarnya. Over scale batas amplitudo 23 mm. Itu sekarang sudah tidak tercatat. Berarti tadi lebih dari 23 mm," kata Gede Suantika.

Dengan kondisi ini, ada dua cara keluar magma di dapur Gunung Agung. Secara efusif masih bakal terjadi dan secara, besar-besaran dengan tetap memenuhi kawah. Kemudian magma meleleh dan akan jatuh sebagai aliran lava diikuti oleh awan panas guguran.

Sementara kedua cara magma keluar dengan cara seketika secara eksplosif. Bila itu yang terjadi,  kemungkinan awan panas sudah terbentuk.

"Ke depan begitu situasinya. Sekarang ini akan efusif atau eksplosif, itu yang kita tidak tahu," katanya.

Dari pantuan VIVA, dengan kondisi ini petugas meminta wartawan dan warga segera menjauh dari pos pantau. Mereka dipaksa untuk segera turun. Saat ini kondisi di lokasi terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.