Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 21:14 WIB
  • Gunung Agung Erupsi, Bali Kehilangan 24.000 Turis

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Gunung Agung Erupsi, Bali Kehilangan 24.000 Turis
Photo :
  • ANTARA Foto/Fikri Yusuf
Erupsi Gunung Agung

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut bahwa Pulau Bali telah kehilangan sekitar 24.000 potensi turis akibat aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang ditingkatkan statusnya menjadi Aktif sejak Minggu, 25 November 2017. 

Angka tersebut didapat dari perhitungan kasar jumlah rata-rata turis yang mengunjungi Bali setiap harinya di angka 7.000 hingga 9.000 orang.

"Kalau sudah tiga hari tidak masuk, hitung saja, berarti ada 24.000 orang yang tidak masuk. Jadi, (letusan) memakan waktu, tentu ada kerugiannya," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 November 2017.

Menurut JK, meningkatnya aktivitas gunung yang telah 'tidur' sejak 1963 itu juga membuat Bank Dunia dan International Monetary Fund (IMF) berencana mengevaluasi pertemuan tahunan mereka yang sebelumnya direncanakan akan dilangsungkan di Nusa Dua, pada 12 hingga 14 Oktober 2018 nanti.

Selain itu, Bali Democracy Forum yang direncanakan untuk digelar tahun depan juga terancam dipindah ke Jakarta pelaksanaannya jika Gunung Agung terus memberi potensi bahaya.

"Tidak mungkin kan ada pertemuan penting dan terjadi erupsi. Pesawat tidak bisa masuk, pertemuan itu sulit terjadi. Tapi kita harapkan bahwa tahun depan (letusan Gunung Agung) sudah selesai," ujar JK. (ase)