Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 17:05 WIB
  • Indonesia dalam Lingkaran Gunung Api

  • Oleh
    • Harry Siswoyo
Indonesia dalam Lingkaran Gunung Api
Photo :
  • VIVA.co.id/esdm.go.id
Tampilan citra satelit sebaran 127 gunung api aktif yang ada di Indonesia.

VIVA – Setelah 54 tahun istirahat, Gunung Agung di Pulau Dewata kembali meletus. Semburan abu vulkanik disertai lontaran batu panas mendesak keluar dari liang api.

Belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Namun ini menjadi fenomena pertama Gunung Agung bisa diamati menyeluruh.

"Ini waktu pertama bagi kita untuk menjadi saksi instrumental aktivitas Gunung Agung," Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana.

Hujan Abu Gunung Agung Masih Terjadi di Bali

Menurut laporan Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, di Indonesia tercatat ada 127 gunung api dalam status aktif. Lihat peta sebarannya di sini.

Dari jumlah itu, sebanyak dua gunung api dalam status Awas yakni, Gunung Agung di Bali dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Untuk Sinabung telah ditetapkan sejak 2 Juni 2015, sementara Agung pada 27 November 2017.

Selain itu, sebanyak 18 gunung lainnya dalam status Waspada atau Level II. Dimana saja? Mereka yakni, Gunung Marapi Sumatera Barat, Kerinci-Jambi, Dempo-Pagar Alam, Anak Krakatau-Lampung, Semeru, Bromo, Rinjani-Lombok, Sangeangapi-NTB, Rokatenda-Flores.

Lalu ada Gunung Soputan-Sulawesi Utara, Lokon-Sulawesi Utara, Karangetang-Sulawesi Utara, Gamnokara-Pulau Ternate, Ibu-Pulau Halmahera,  Dukonto Lewolotok-Pulau Lembata, dan gunung Banda Api-Banda Neira.

Baru selebihnya sebanyak 107 gunung lagi dalam status siaga atau Level I atau dengan kata lain dalam status normal.

Atas itu, Indonesia boleh dibilang memang cincin api, bagi aktivitas vulkanik. Sebaran gunung ini merata hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan itu, secara keseluruhan orang Indonesia lebih akrab dengan letusan gunung berapi. Sejumlah catatan sejarah mencatat, cukup banyak letusan gunung di Indonesia yang mempengaruhi global.

Berikut sejumlah catatan singkat letusan gunung dahsyat di Indonesia:

Gunung Tambora

Gunung Tambora.
Tahun 1815, letusan Tambora menjadi bukti dahsyatnya gunung Indonesia. Dikabarkan 12 ribu orang meninggal dunia. Sementara abu gunung di Pulau Sumbawa ini sampai menyebar ke beberapa negara.

Iklim pun berubah. Amerika Utara dan Eropa dilaporkan mengalami musim dingin terpanjang akibat matahari tertutup debu vulkanik Tambora.

Gunung Krakatau

Semangat Jelajah Peringati 133 Tahun Meletusnya Anak Gunung Krakatau
Gunung yang berada di Selat Sunda ini meletus pada tahun 1883. Konon letusan ini mencapai 13 ribu kali kekuatan bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima Jepang pada tahun 1945.

Bencana tsunami disebutkan mencapai 130 kaki dan lebih dari 36 ribu orang meninggal dunia.

Gunung Kelud

Erupsi Kelud
Gunung di Jawa Timur ini dilaporkan sejak tahun 1.000 masehi telah meletus lebih dari 30 kali. Abad ke-15, Gunung kelud dikabarkan menewaskan 15 ribu orang. Terakhir gunung ini meletus pada tahun 2014. Hujan abu dari letusannya melumpuhkan Pulau Jawa.