Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 13:50 WIB
  • Kampungnya di Pacitan Kebanjiran, SBY Sebut Luar Biasa

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Fajar Sodiq (Solo)
Kampungnya di Pacitan Kebanjiran, SBY Sebut Luar Biasa
Photo :
  • VIVA/Fajar Sodiq
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono setiba di Bandara Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, sebelum melanjutkan perjalanan ke Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis siang, 30 November 2017.

VIVA – Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pulang kampung ke Pacitan, menyusul bencana banjir berskala luas di kabupaten itu.

SBY mengajak serta istrinya, Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono, dan putra bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono. Mereka tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, pada Kamis siang, 30 November 2017. Rombongan lalu melanjutkan perjalanan darat ke Pacitan, Jawa Timur.

SBY tampak mengenakan kemeja berwarna biru dipadu rompi biru tua dengan celana panjang hitam. Dia kompak dengan sang istri yang mengenakan busana serupa. Tapi Ani mengenakan celana jin biru untuk bawahannya.

Putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono, tak tampak dalam rombongan, tetapi dijadwalkan menyusul ke Pacitan pada Kamis sore.

"Kali ini bencana banjir di Pacitan luar biasa. Saya mengikuti informasi itu terus-menerus," kata SBY kepada wartawan sesaat sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Pacitan di Bandara Adi Soemarmo.

Kedatangan SBY sekeluarga, selain untuk melihat lebih dekat bencana banjir itu, juga membantu mengatasi musibah. "Barangkali kami Yudhoyono bisa membantu meringankan saudara-saudara kami yang kena musibah," katanya.

Menurut SBY, Pacitan yang berada di area pantai selatan Jawa begitu dekat dengan pusat badai cempaka. Maka tak mengagetkan jika kampung kelahirannya ini terdampak bencana alam yang paling parah.

Saking parahnya bencana banjir itu, desa kelahirannya juga terendam. Bahkan ada beberapa saudaranya yang terdampak dan harus mengungsi ke tempat aman.

"Yang jelas, tempat desa saya dibesarkan, Desa Ploso, katanya juga kena (terdampak banjir). Saudara-saudara saya juga diungsikan juga. Saya ingin lihat langsung di lapangan. Insya Allah di Pacitan nanti tiga hari," katanya. (mus)

  • Bantul Darurat Bencana, Puluhan Perangkat Desa Malah ke Bali
    Bantul Darurat Bencana, Puluhan Perangkat Desa Malah ke Bali
  • Hari Kedua Banjir di Bantul, Lebih 3.000 Warga Mengungsi
    Hari Kedua Banjir di Bantul, Lebih 3.000 Warga Mengungsi
  • Banjir, 400 Warga Gunungkidul Terisolisasi
    Banjir, 400 Warga Gunungkidul Terisolisasi
  • Lima Kecamatan di Kulonprogo Diterjang Banjir
    Lima Kecamatan di Kulonprogo Diterjang Banjir
  • Lima Tertimbun Longsor dan Lima Terhanyut Banjir di Pacitan
    Lima Tertimbun Longsor dan Lima Terhanyut Banjir di Pacitan
  • Banjir dan Longsor di Pacitan, Dua Tewas
    Banjir dan Longsor di Pacitan, Dua Tewas