Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 1 Desember 2017 | 16:14 WIB
  • Diminta Kapolri Pindah ke Istiqlal, Ini Respons Panitia 212

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Edwin Firdaus
Diminta Kapolri Pindah ke Istiqlal, Ini Respons Panitia 212
Photo :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa
Umat Islam salat berjamaah saat gelar aksi 212 di Jakarta pada 2 Desember 2016.

VIVA – Panitia Pelaksana Maulid Nabi dan Reuni Akbar 212 memastikan tetap menggelar aksi pada Sabtu besok, 2 Desember 2017, di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Aksi rencananya akan digelar sejak pukul 03.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.

"Insya Allah secara perizinan dari yang berwenang sudah memberikan, sehingga kami tidak ada perasaan was-was dan ragu," kata Sekretaris Pelaksana Reuni Akbar 212, Muhammad Al Khatthath dalam konferensi pers di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Desember 2017.

Kendati begitu, panitia memang tidak memperlihatkan surat izin tersebut kepada awak media yang mengkonfirmasinya.

Menurut Ketua Pelaksana Reuni 212, Misbahul Anam, pihaknya sudah mengantongi izin aksi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Selain Anies, kata Misbahul, juga sudah mengantongi izin dari pengelola Monas.

"Kegiatan Sabtu sudah mendapat izin resmi dari Gubernur dan Dinas Kebersihan. Izin resmi dari pengelola Monas juga sudah," kata Misbahul Anam.

Dinas Kebersihan bahkan sudah menyiapkan mobil tangki berisi air untuk peserta aksi yang ingin berwudhu. Lokasi mandi cuci kakus juga sudah disiapkan dari dinas terkait. "Pihak Monas juga akan menyambungkan sound system dari pihak pembawa acara untuk dihubungkan ke sound system di Monas," ujarnya.

Disinggung soal permintaan Kapolri Tito Karnavian agar aksi tersebut dipindah ke Masjid Istiqlal, pihaknya tetap pada pendirian dan menolak anjuran. Kata Misbahul, reuni akan tetap digelar di lokasi awal, yakni Monas.

"Jadi pas ada permintaan dari Kapolri untuk dipindah ke Istiqlal, kami menolak, namanya juga napak tilas, masa di tempat yang berbeda," kata Misbahul Anam.