Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 4 Desember 2017 | 21:48 WIB
  • Pintu Keluar Magma Gunung Agung Belum Terbuka Semua

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Bobby Andalan (Bali)
Pintu Keluar Magma Gunung Agung Belum Terbuka Semua
Photo :
  • REUTERS/Darren Whiteside
Erupsi Gunung Agung

VIVA – Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana menjelaskan magma Gunung Agung kini sudah berada di permukaan. Namun, Devy menyebutkan kemungkinan magma belum sepenuhnya memiliki jalan untuk ke luar.

Saat ini memang lava sudah mulai memenuhi lantai kawah Gunung Agung. Pasokan magma juga terus bertambah ditandai dengan gempa-gempa vulkanik, tremor harmonic, gempa hembusan dan gempa frekuensi rendah.

"Apakah dia (magma) sudah betul-betul memiliki pintu ke luar atau belum, ini yang kami pantau," kata Devy di Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Senin 4 Desember 2017.

Ia menjelaskan, pada erupsi freatik Gunung Agung pertama kali pada 21 November 2017, tercipta lubang baru dengan diameter 100 meter. Selanjutnya, pada erupsi yang terjadi pada 25 November 2017, diameter lubang tersebut bertambah lebar menjadi 291 meter.

Pada erupsi kemarin, Gunung Agung terpantau paling tinggi menyemburkan asap kelabu bercampur abu vulkanik setinggi 4.400 meter dari kawah. Meski begitu, Devy menuturkan, erupsi kemarin kemungkinan belum sepenuhnya energi yang dikeluarkan gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut tersebut.

"Erupsi itu kan ke luar dari kawah. Kawah itu sendiri 900 meter diameternya. Jadi, erupsi kemarin itu belum scale dari erupsi Gunung Agung. Kalau dia full scale, harusnya seluruh kawah, itu ke luar semua isi material Gunung Agung," tutur Devy.

Ia memprediksi hal tersebut pula yang terjadi pada erupsi Gunung Agung pada tahun 1963.