Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 15:38 WIB
  • Menko PMK Berharap ASN Jadi Teladan Revolusi Mental

  • Oleh
    • Ririn Aprilia,
    • Dwi Erline Amelia
Menko PMK Berharap ASN Jadi Teladan Revolusi Mental
Photo :
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani

VIVA – Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang juga sebagai ‘Panglima’ revolusi mental, dalam pidatonya di acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Melayani pada Maret 2017 lalu mengatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi teladan terhadap gerakan revolusi mental.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi penggerak utama dan sekaligus menjadi katalisator dan teladan terhadap gerakan perubahan yang dimaksud. Keteladanan ASN dapat diwujudkan melalui praktek pelayanan publik yang semakin baik, dan nyata kepada seluruh lapisan masyarakat”, tegas Menko PMK.

Menurut Puan, mengingat penting dan strategisnya tugas KemenPANRB dalam pembinaan ASN, maka sudah seharusnya KemenPANRB menjadi lokomotif dalam gerakan revolusi mental khususnya dalam meningkatkan pelayanan oleh ASN yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat .

Pemerintah telah mencanangkan Gerakan Nasional Revolusi Mental sebagai upaya percepatan restorasi sosial Bangsa Indonesia melalui Instruksi Presiden No.12 Tahun 2016.  Seluruh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan segenap masyarakat diajak untuk aktif mengimplementasikan 5 (lima) gerakan Revolusi Mental  melalui wujud perubahan nyata dalam konteks Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu.

Pelaksanaan ke lima gerakan tersebut masing-masing dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, mengkoordinasikan gerakan Indonesia melayani dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku sumber daya manusia aparatur sipil negara yang melayani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, mengkoordinasikan gerakan Indonesia bersih dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku masyarakat Indonesia yang bersih, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengkoordinasikan gerakan Indonesia tertib dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku masyarakat Indonesia yang tertib, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengkoordinasikan gerakan Indonesia mandiri dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku masyarakat Indonesia yang mandiri, Menteri Dalam Negeri, mengkoordinasikan gerakan Indonesia bersatu dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku masyarakat Indonesia yang bersatu.

Menko Puan mengatakan bahwa, keberhasilan gerakan nasional revolusi mental ditentukan oleh seluruh komponen bangsa dengan memperkuat peran nyata penyelenggara negara dan seluruh elemen masyarakat.

“Semoga di tahun 2019 masyarakat bisa melihat implementasi nyata dari gerakan revolusi mental, dan gerakan revolusi mental ini bukan hanya sebagai jargon saja”, harap Menko PMK di akhir keynote speechnya,”ujarnya. (webtorial)