Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 17:11 WIB
  • Video Profil Calon Tunggal Panglima TNI, Hadi Tjahjanto

  • Oleh
    • Sumiyati
Video Profil Calon Tunggal Panglima TNI, Hadi Tjahjanto
Photo :
  • VIVA.co.id/Twitter @_TNIAU
KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang kini menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki usia pensiun.

VIVA – Senin 4 Desember 2017, melalui surat Presiden Joko Widodo kepada pimpinan DPR RI, yang dibawa langsung Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Presiden mengajukan satu nama untuk disetujui anggota dewan sebagai Panglima TNI.

Dalam suratnya, Jokowi menyampaikan rencana pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI, karena akan pensiun 1 April 2018 mendatang. Serta, mengajukan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai penggantinya.

Presiden Jokowi meyakini pilihannya menunjuk KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai keputusan tepat. Dia berharap, di tangan mantan Sekretaris Militer itu, TNI akan kembali sesuai dengan jati dirinya.

Menilik sedikit sejarah kariernya, Hadi Tjahjanto merupakan pilot pesawat TNI AU dan banyak bertugas di pangkalan udara militer, yang kemudian menjadi Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia.

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 8 November 1963, ini menyelesaikan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Udara pada 1986. Kemudian, berkarier sebagai pilot di Skuadron 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.  

Di 1993, ia naik menjadi Kepala Seksi Latihan Skuadron 4, dan berlanjut menjadi Pimpinan Pendidikan Penerbang sebagai Komandan Flight Skuadron 101 di Pangkalan Udara Adi Sumarmo pada 1997.

Di awal 2000, ia dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi LANUD Adi Sucipto. Ia juga digadang menjadi Komandan Satuan Udara Pertahanan Komando Operasi Angkatan Udara I.

Selama 2000-an, ia banyak sekali mendulang prestasi, hingga pada 2016 lalu, Marsekal Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan dan kembali mengukir prestasi dengan menjadi calon tunggal pengganti Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Pergantian ini dinilai banyak pihak sudah memenuhi prosedur dan sejalan dengan UU TNI yang menjelaskan bahwa rotasi pergantian kepemimpinan dari panglima akan digulirkan secara bergilir dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, serta Angkatan Darat.