Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 16:30 WIB
  • Siapa Pemain Politik yang Nikmati 'Riuh Politik' Reuni 212

  • Oleh
    • Harry Siswoyo
Siapa Pemain Politik yang Nikmati 'Riuh Politik' Reuni 212
Photo :
  • VIVA.co.id/Youtube
Pengamat politik Universitas Indonesia Rocky Gerung

VIVA – Pengamat politik Universitas Indonesia Rocky Gerung menyayangkan minimnya respons Presiden Joko Widodo dari munculnya aksi reuni 212 yang digelar di Monumen Nasional pada Sabtu, 2 Desember 2017.

"Presiden menonton itu, dan tidak mengucapkan satu kalimat pun untuk mendudukkan keadaan," kata Rocky dalam talkshow Indonesia Lawyer Club tvOne, Selasa, 5 Desember 2017.

Tak dirinci maksud Rocky menyampaikan pesan itu. Namun ia mengandaikan, jika dalam aksi yang digelar di Monas itu muncul pesan politik berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2019.

Ia meyakini, maka tidak akan ada gejolak publik soal aksi itu. "Bayangin misalnya di Monas itu ada spanduk kecil saja. '2019, Jokowi-Habib Rizieq'. Enggak ada ini ribut-ribut," ujar Rocky.

"Karena fungsional kan? Jadi, supaya kita tahu bahwa keadaan ini diam-diam dinikmati oleh pemain politik. Karena ini soal statistik pemilu nanti. Itu soalnya," kata Rocky.

Sementara itu, dari sisi pergerakan di media sosial dan media massa, Rocky mengamati, publik akhirnya tergiring dalam isu mengenai keagamaan.

"Akhirnya orang masuk dalam duel kesalehan. Lebih saleh siapa? Yang ada di Monas atau yang tidak di Monas, itu ajaib," kata Rocky. (ase)